Pendaftaran Siswa Baru Dibuka 17-20 Juni 2013

BOGOR, (PRLM).- Penerimaan peserta didik baru (PPDB) Kota Bogor jalur reguler tahun ajaran 2013/2014 akan dibuka kembali. Dinas Pendidikan Kota Bogor menjamin setiap calon peserta didik baru dijamin akan mendapat kesempatan yang sama dan merata untuk memperoleh kesempatan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fetty Qondarsyah, Jumat (24/5/2013) mengatakan pendaftaran dibuka mulai 17-20 Juni 2013. Sementara untuk jalur prestasi sudah dilakukan sejak dua pekan yang lalu.

Untuk jalur reguler, calon peserta didik harus melampirkan ijazah asli atau Surat Keterangan Lulus dari sekolah asal, menyertakan SKHUN asli atau dari sekolah asal, menyertakan buku rapot asli dan mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan.

"Tahun ini proses seleksi menggunakan nilai UN SMP/MTs dan nilai Rapot kelas VII sampai dengan kelas VIII mata pelajaran yang di UN-kan," kata Fetty.

Untuk calon peserta didik asal sekolah dalam kota memiliki dua pilihan. Sementara calon peserta didik asal sekolah luar Kota Bogor hanya mempunyai satu pilihan.

Seleksi calon peserta didik baru berdasarkan peringkat jumlah nilai dari tertinggi ke terendah sampai terpenuhinya daya tampung yang telah ditetapkan.

"Pengumuman akan dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2013 di tempat calon peserta didik mendaftar. Sementara, daftar ulang akan dilaksanakan pada tanggal 2 hingga 4 Juli 2013. (A-155/A-88)***

Baca Juga

Ekspedisi Widya Nusantara Temukan Ratusan Kandidat Spesies Baru

BOGOR, (PR).- Tim peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia berhasil menemukan sejumlah catatan dan kandidat spesies baru, baik flora maupun fauna dalam Ekspedisi Widya Nusantara 2016 yang dilaksanakan di Sumba, Sulawesi Barat, dan Papua Barat, 14-29 April 2016.

Kemenristek Dikti Tindak Tegas Pelaku Kecurangan SBMPTN

SURABAYA,(PR).- Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku perjokian atau upaya kecurangan dalam proses pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Anggaran Pendidikan Harus Jadi Perhatian Khusus

JAKARTA, (PR).- Anggota Komisi X DPR RI Mujib Rohmat menegaskan, pendidikan harus mendapat perhatian khusus, tak terkecuali soal anggarannya. Konstitusi mengamanatkan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN.