Meski Nilai Turun, Seluruh Siswa SMA/SMK Kota Bekasi Lulus UN

BEKASI, (PRLM).- Untuk pertama kalinya selama penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK, Kota Bekasi berhasil merealisasikan target kelulusan 100 persen. Tak sekadar sanggup mencapai target, keberhasilan Kota Bekasi juga makin lengkap dengan peringkat kelulusan terbaik ketiga se-Jawa Barat.

Kepala Seksi Kurikulum Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi Sri Nurhayati menyebutkan, 11.578 siswa SMA dan 15.372 siswa SMK dinyatakan lulus UN. Adapun pada tahun sebelumnya, ada seorang siswa SMK yang tidak lulus sehingga persentase kelulusan 99,99 persen.

"Sebenarnya tahun lalu pun bisa dikatakan lulus 100 persen karena seorang siswa yang dinyatakan tidak lulus itu memang tidak mengikuti ujian. Namun tetap kami syukuri pencapaian tahun ini, yakni terealisasinya target lulus 100 persen, baik SMA maupun SMK," katanya saat ditemui Jumat (24/5/2013).

Perihal keberhasilan menduduki peringkat terbaik ketiga di Jawa Barat, Sri ingin langsung berbangga diri. Pasalnya, dalam hal nilai murni UN tahun ini, ada kecenderungan menurun dibandingkan tahun lalu.

"Rincian pastinya memang belum dilihat secara keseluruhan. Namun secara sekilas, tampak adanya penurunan itu," katanya.

Pengumuman kelulusan UN ini disampaikan serentak pada Jumat (24/5/2013) kepada seluruh siswa. Ada yang memampang kelulusan siswanya melalui situs resmi sekolah. Ada pula sekolah yang memilih mengeposkan pemberitahuan kelulusan ke rumah siswanya dikarenakan fasilitas situs yang belum memadai. (A-184/A-88)***

Baca Juga

STMIK AMIK Bandung Wisuda 151 Lulusan

BANDUNG,(PR).- STMIK AMIK Bandung Jalan Jakarta, Kota Bandung, mewisuda 151 lulusannya program sarjana dan diploma di Hotel Horison, Sabtu, 5 November 2016. Wisuda juga diisi dengan penandatanganan kerja sama peningkatan mutu mahasiswa dan penyaluran lulusan dengan empat perusahaan swasta.

Insentif Khusus Disediakan Bagi Guru di Pelosok

BANDUNG.(PR).- Pemprov Jabar akan memeratakan kebutuhan guru pada tahun depan. Pasalnya saat ini masih banyak daerah terpencil yang kekurangan tenaga pengajar. Sementara jumlah guru di perkotaan jauh lebih banyak.

PGRI Ancam Undur Dari Pengelola Dana Hibah

BANDUNG,(PR).- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bandung menyatakan akan mundur sebagai pengelola dana hibah guru honorer 2016 bila keputusan walikota tentang dana hibah belum juga terbit hingga 25 November 2016.