Bandar Udara Nusawiru akan Diperluas

JAWA BARAT

PANGANDARAN, (PRLM).- Bandar Udara Nusawiru yang berada di Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, dalam waktu dekat ini akan dibenahi. Nantinya, pesawat berukuran besar dapat mendarat dan terbang dari bandara tersebut.

Penjabat Bupati Kabupaten Pangandaran Endjang Naffandy menjelaskan, dengan adanya pengembangan bandara itu, diharapkan dapat membuka penerbangan domestik dari kota-kota besar, bahkan luar negeri.

“Rencana pengembangan dari Bandar Udara Nusawiru telah dibicarakan dengan Bappeda Jawa Barat. Dan, hasilnya bandar udara tersebut akan dikembangkan,” jelas Endjang, Kamis (23/5/2013).

Endjang mengatakan, nantinya Bandar Udara Nusawiru akan dipelebar, dan diperluas lahannya. Menurut dia, lahan yang akan ditambah mencapai 111 hektare.

Untuk pelaksanaanya, diharapkan pada tahun 2014 sudah dapat dilakukan. Pasalnya, masterplan dari pengembangan Bandar Udara Nusawiru sudah disusun.

“Jadi, jika Bandar Udara Nusawiru telah dikembangkan, diperlebar dan diperluas landasan pacunya, pesawat berukuran besar seperti boeing dapat mendarat di sini. Jelas itu menguntungkan bagi Kabupaten Pangandaran,” jelasnya. (A-195/A-88)***

Baca Juga

Dompet Dhuafa Luncurkan Anjungan Tes Medik

JAWA BARAT

DEPOK, (PRLM).- Lembaga zakat Dompet Dhuafa meluncurkan invoasi dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat, utamanya kaum dhuafa dengan meluncurkan Anjungan Tes Medik (ATM).

Korban Trafficking di Jabar Turun

JAWA BARAT

GARUT, (PRLM).- Jumlah korban trafficking asal Provinsi Jawa Barat yang dipulangkan pada pertengahan tahun 2015 ini sebanyak lima orang. Data ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, bahkan dari tahun ke tahun jumlah korban trafficking ini semakin turun.

Budi Bertekad Bersihkan Tasikmalaya dari Miras

JAWA BARAT

TASIKMALAYA, (PRLM).- Maraknya peredaran minuman keras (miras) di Kota Tasikmalaya sudah masuk kategori "Darurat Miras". Untuk menekan agar tidak terus meningkat, Pemerintah Kota Tasikmalaya segera mensahkan Perda Pengendalian Minuman Keras.

Peternak Sapi dan Kambing Mulai Sulit Cari Rumput

JAWA BARAT
SONI (43) warga Desa Kadugeda, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan menyabit rumput untuk pakan ternak domba peliharaannya di sekitar Taman Makam Pahlawan Haurduni Kuningan yang berjarak sekitar 6 Kilometer dari desanya itu, beberapa hari yang lalu.

KUNINGAN, (PRLM).- Masyarakat pemelihara sapi, kambing, dan domba di sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Kuningan, kini mulai kesulitan mendapatkan rumput hijau untuk pakan ternak tersebut.