Pemkot Banjar Hentikan Survei Seismik

BANJAR, PRLM).- Pemerintah Kota Banjar akhirnya menghentikan seluruh aktivitas Survei seismik 2D regional Jawa Barat Selatan dan Jawa Tengah Utara yang berlangsung di seluruh wilayah tersebut. Penghentian disebabkan karena kegiatan tersebut telah memunculkan gejolak pada masyarakat yang dapat mengarah pada keadaan yang tidak kondusif.

"Setelah mendapat berbagai masukkan dan laporan di tingkat desa maupun kecamatan serta instansi dalam pelaksanannya ternyata terjadi gejolak di masyarakat. Keadaan itu dipicu karena pihak Pertamina tidak mengikuti arahan pemerintah Kota Banjar, kurang koordinasi dan sosialisasi," tutur Wali Kota Banjar Herman Sutrisno, kamis (23/5/2013).

Dia mengemukakan hal itu berkenaan dengan terjadinya aksi penolakan pengeboran oleh tim survei yang berlangsung di Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman. Aksi penolakan sebelumnya juga terjadi di wilayah Desa Kujangsari. Selama melakukan pekerjaan pihak Pertamina kurang melakukan koordinasi dengan aparatur pemerintah. Selain itu juga belum menyampaikan laporan tertulis mengenai perkembangan survei.

"Berdasar apa yang terjadi di lapangan, secara resmi kami memerintahkan agar seluruh aktivitas survey dihentikan sementara sampai dengan semua persoalan maupuan persyaratan dipenuhi. Kami ingin suasana Kota Banjar tetap kondusif," tuturnya.

Dengan adanya penghentian tersebut seluruh petugas di lapangan ditarik. Mereka berkumpul di basecamp penelitian yang terdapat di wilayah Desa Binangun, Kecamatan Pataruman.

"Sesuai dengan ssurat dari Wali Kota Banjar, kami menghentikan seluruh aktivitas. Semuanya ditarik ke basecamp. Kami mengikuti apa yang diperintahkan oleh Pemerintah Kota Banjar. Persoalan tersebut juga sudah kami laporkan kepada pimpinan di Jakarta," ungkap Humas Survei seismik 2D, Sukarman ketika ditemui di base camp. (A-101/A-26).***

Baca Juga

Warga Terdampak BIJB Diberi Pelatihan Basic Cargo

MAJALENGKA, (PR).- Sebanyak 25 orang lulusan SMK sederajat asal Kecamatan Kertajati, atau yang terdampak oleh Bandara Internasional Kertajati, diberikan pelatihan basic cargo oleh Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia. Hal ini dilakukan agar kelak mereka bisa bekerja di bidang cargo BIJB.

SEJUMLAH  aktivis lingkungan di Kabupaten Karawang menanam bibit mangrove di Pantai Tanjungbaru, Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, 26 Februari 2015 lalu. Kini  mangrove yang ditanam itu dilaporkan mati akibat sering diterjang gelobang pasang air l

30.600 Ha Hutan Mangrove Rusak, Ini yang Bisa Dilakukan

CIKARANG, (PR).- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat, dari 32.000 hektare hutan mangrove yang ada di Jawa Barat, hanya 1.400 hektare yang kondisinya baik. Sebanyak 30.600 hektare sisanya dinyatakan rusak parah.