Lukisan Seng Babakan Siliwangi Dipajang

BANDUNG, (PRLM).- Sebanyak 98 lukisan seng Babakan Siliwangi mulai dipajang di Galeri Yayasan Pusat Kebudayaan (YPK) Jalan Naripan No 9 Bandung, Kamis (23/5/13). Rencananya, lukisan tersebut akan dipamerkan dan dijual dalam rangka penyelamatan Hutan Kota Babakan Siliwangi.

"Rencana pembukaan pameran lukisan seng baksil dilakukan pada Sabtu (24/5/13) malam, sekitar 19.30 WIB,"ujar Ketua Forum Warga Peduli Babakan Siliwangi Tisna Sanjaya saat ditemui "PRLM" di Galeri YPK, Kamis (23/5/13). Pameran pun dilanjutkan workshop dan diskusi lingkungan, hukum, budaya dan politik Kota Bandung.

Berbagai bentuk kegiatan tersebut, bagi Tisna merupakan upaya menjaga ritme gerakan cultur dari oase Babakan Siliwangi. "Workshop dilakukan sebagai media seni untuk penyelamatan lingkungan. Sehabis gerakan aksi budaya kemarin, workshop ini dijadikan refleksi untuk membuat rancangan gerakan sosial ke depan dalam penyelamatan Babakan Siliwangi,"tuturnya.

Tisna menambahkan, dalam workshop dan diskusi tersebut, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, ahli hukum, ekonomi, akdemisi serta pengusahan akan diundang. Dari pemantauan "PRLM", sebagian besar lukisan yang akan dipamerkan tak hanya berupa gambar semata. Namun, lukisan dengan menyisipkan teks berisi kampanye mempertahankan Babakan Siliwangi dari pembangunan sarana komersil juga dipamerkan.

Menurut Tisna, teks pada lukisan merupakan representasi aspirasi warga. (A-201/A-26)***

Baca Juga

Parpol Kisruh Terancam Tak Bisa Ikut Pilkada Serentak Cimahi 2017

CIMAHI, (PR).-Kisruh kepengurusan partai politik (parpol) di tingkat pusat berdampak pada kesiapan pengurus daerah. Jika parpol belum menyelesaikan masalah internalnya, maka terancam tidak bisa mengikuti Pilkada Serentak Kota Cimahi 2017 mendatang.

HEYDAR Aliyev Centre adalah sebuah tempat konferensi, museum dan galeri.*

Desain Zaha Hadid Dibanderol Rp 20 milyar, Gubernur Pilih Arsitek Lokal

BANDUNG,(PR).-Arsitek lokal akan menjadi pilihan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendesain Gedung Kesenian Jawa Barat, di Jalan Cikutra, Kota Bandung menyusul wafatnya arsitek dunia Zaha Hadid yang sebelumnya dipercaya untuk mendesain gedung kesenian bertaraf internasional tersebut.