Danlanal Temui Penjabat Bupati Pangandaran

KOMANDAN Pangkalan TNI AL Bandung Kolonel Laut (P) Iswan Sutiswan (kanan) melakukan salam komando dengan Penjabat Bupati Kabupaten Pangandran Endjang Naffandy (kiri) ketika berkunjung ke rumah dinas Endjang, di Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kamis (2
M. ILHAM PRATAMA/PRLM
KOMANDAN Pangkalan TNI AL Bandung Kolonel Laut (P) Iswan Sutiswan (kanan) melakukan salam komando dengan Penjabat Bupati Kabupaten Pangandran Endjang Naffandy (kiri) ketika berkunjung ke rumah dinas Endjang, di Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kamis (23/5/2013).*

PANGANDARAN, (PRLM).- Pangkalan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), akan terus memperkuat kekuatan di wilayah perairan dan laut, termasuk di perariran Kabupaten Pangandaran.

Demikian diungkapkan Komandan Pangkalan TNI AL Bandung Kolonel Laut (P) Iswan Sutiswan, ketika berkunjung ke rumah dinas Penjabat Bupati Kabupaten Pangandran Endjang Naffandy, di Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kamis (23/5/2013).

“Akan ada peningkatan pengamanan dan patroli di daerah ini. Daerah ini sebelumnya masuk ke Kabupaten Ciamis, setelah pemekaran, daerah ini tentu perlu mendapatkan pengamanan lebih di kelautannya,” tegasnya.

Iswan mengatakan, daerah perairan di Kabupaten Pangandaran pernah menjadi jalur penyelundupan (people smuggling), dan penyelundupan imigran gelap. Tentunya, TNI AL dalam hal ini akan turut menjaga perairan Indonesia di wilayah Daerah Otonon Baru (DOB) itu.

Dikatakan dia, upaya yang akan dilakukan selain terfokus pada patroli, dirinya pun akan melakukan koordinasi dengan segenap pihak, dan instansi lainnya. Dengan adanya sinergitas, Iswan berharap kondusifitas dapat terjaga, dan perairan aman.

Dalam kesempatan itu, Iswan pun berisilaturahmi dengan Endjang. Mereka pun saling bertukar informasi terkait kondisi perairan yang ada di Kabupaten Pangandaran. (A-195/A-88)***

Baca Juga

Penumpang Kecewa Tarif Angkot Hanya Turun Rp 100

PURWAKARTA, (PR).- Kalangan masyarakat pengguna angkutan kota di Purwakarta mengeluhkan turunnya tarif yang belum memuaskan masyarakat. Pasalnya, turunnya tarif angkot yang hanya Rp 100 dari Rp 4.000 menjadi Rp 3.900 dinilai akan menguntungkan para sopir saja.

Penarikan, KA Pasukan, stasiun Leles, Garut

Jalur KA di Garut Kembali Normal

GARUT, (PR).- Akibat anjloknya KA Pasundan di pintu pelintasan Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut, jalur selatan lumpuh sekitar delapan jam. Kendati jalur kembali normal, kereta api yang melintas harus berjalan lambat.