Dihadiri Megawati

Ganjar Akhiri Kampanye di Banyumas

POLITIK
KANDIDAT pilgub Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berorasi saat kampanye terbuka di GOR Satria Purwokerto Jawa Tengah Rabu (22/5/13). Kampanye putaran terakhir dalam Pemilihan Gubernur Jateng itu dihadiri Megawati Soekarnoputri. Ketua Umum DPP PDIP akan all out
EVIYANTI/PRLM
KANDIDAT pilgub Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berorasi saat kampanye terbuka di GOR Satria Purwokerto Jawa Tengah Rabu (22/5/13). Kampanye putaran terakhir dalam Pemilihan Gubernur Jateng itu dihadiri Megawati Soekarnoputri. Ketua Umum DPP PDIP akan all out memperjuangkan kemenangan Ganjar - Heru di Jateng.*

BANYUMAS,- (PRLM) Katua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengajak kader PDIP untuk mewaspadai adanya kecurangan politik uang dan intimidasi menjelang pencoblosan pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng pada Minggu, 26 Mei 2013 mendatang.

"Hingga saat ini PDIP sering diganggu dengan berbagai kecurangan hingga intimidasi. Sejak jaman Orde Baru hingga saat ini masih ada saja intimidasi terhadap PDIP," kata Megawati saat saat menjadi juru kampanye pasangan cagub dan cawabub Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko, di Gelanggang Olahraga Satria, Purwokerto Rabu (22/5/13). Kampanye putaran terakhir dihadiri belasan ribu kader PDIP dari eks karesidenan Banyumas, Purbalingga, Cilacap, Banjarnegara dan Banyumas.

Megawati menambahkan, intimidasi juga terjadi dalam Pilgub di Bali. Oleh karena Megawati mengajak kader PDI Perjuangan membantu memenangkan pasangan Ganjar-Heru

Sementara calon gubernur Ganjar Pranowo mengingatkan pada kader PDIP di Banyumas untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap gerakan mencurigakan selama masa tenang.

PDIP sudah membentuk jaringan-jaringan dari struktural PDI Perjuangan, kelompok relawan, maupun individu pendukung Ganjar-Heru untuk memantau kemungkinan adanya praktik politik uang menjelang hari-H pencoblosan.

"Berdasarkan laporan yang masuk selama masa kampanye, ada calon yang membagi-bagikan uang Rp 300 ribu, pembagian sarung. Oleh karena saya sudah mengingatkan kader untuk melaporkan adanya praktik kotor selama proses demokrasi. jangan takut untuk melaporkan ke Panwas," katanya.

Ganjar mengaku optimis menang atas pasangan cagub dan cawagub Jateng Bibit Waluyo-Sudijono dan pasangan Hadi Prabowo-Don Murdono (HP-Don)

Sebab berdasarkan hasil survey harian, Ganjar-Heru menang di basis PDI. Basis PDIP di Jateng menurut Ganjar ada di antara lain Solo Raya, eks Keresidenan Banyumas, kemudian Kedu dan Pantura Barat. "Di basis PDIP Insya Allah suaranya luar biasa," terangnya kepada wartawan.

Perkembangan yang paling mengejutkan adalah di wilayah Pantura Timur, awalnya belum masuk dalam perhitungan PDIP. namun dalam perkembangan beberapa hari ini ada peningkatan dukungan luar biasa. (A-99/A_88)***

Baca Juga

Banyak Kepentingan Daerah Tertolak

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).- Pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla dinilai masih sentralistik sehingga belum mengakomodir kepentingan daerah. Banyak usulan dari daerah yang tertolak untuk implementasi 2015 dan 2016.

Intervensi Politik Makin Kuat

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).- Intervensi politik dari Dewan Perwakilan Rakyat kepada Komisi Pe‎milihan Umum (KPU) semakin kuat dengan rencana dipanggilnya KPU oleh pimpinan DPR. DPR tetap memaksakan agar rekomendasi Panja Pilkada Komisi II DPR dimasukkan dalam Peraturan KPU.

Agun, "Ada Satu Kelompok di DPR Paksakan Kehendak"

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).- Ketua DPP Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan satu kelompok di DPR RI telah memaksakan kehendaknya terhadap Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) melalui Komisi II DPR.

Hinca: Roda Boleh Ganti, Tapi Perlu SBY Jadi 'Pengemudi'

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).- Juru Bicara DPP PD, Hinca Panjaitan menegaskan bahwa pengurus pada institusi itu boleh saja berganti-ganti. Tetapi partai tersebut masih membutuhkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi “pengemudi” untuk menghantarkan kendaraan politik itu sampai di tujuan.