Dana Rintisan BOS SMA/SMK Belum Bisa Digratiskan

SOREANG,(PRLM).-Pemerintah pusat mengalokasikan dana rintisan BOS untuk SMA/SMK sebesar Rp 1 juta per bulan mulai Juli 2013. Sedangkan Pemprov Jabar kemungkinan akan membantu Rp 250.000,- /siswa/tahun, dan Pemkab Bandung Rp 31.000,-/tahun/siswa.

"Antara Januari sampai Juni 2013 pemerintah pusat masih memberikan bantuan Rp 10.000,-/bulan/siswa. Sedangkan bantuan Rp 1 juta/siswa/tahun baru berlaku mulai Juli 2013," kata Kabid SMA dan SMK Disdikbud Kab. Bandung. Dr. Hj. Tita Lestari, di ruang kerjanya, Rabu (22/5).

Menurut Tita, bantuan dari Pemkab Bandung baru sebesar Rp 31.000,-/siswa/tahun yang sedang dalam proses pencairan. "Kami rencanakan untuk tahun depan akan terjadi kenaikan sebesar Rp 300.000,-/siswa/tahun atau Rp 20 miliar. Kalau tahun ini baru Rp 2,5 miliar," katanya.

Tita mengharapkan agar SMA dan SMK untuk mengurangi biaya yang ditarik dari para siswanya. "Kalau kita hitung tahun ini tiap siswa SMA dan SMK akan mendapatkan rintisan BOS Rp 1,28 juta per siswa tiap tahunnya atau sebulan Rp 100.000,-. Kalau sekolah memungut biaya ke siswa Rp 200.000,- per bulan, maka sekolah seharusnya hanya memungut Rp 100.000,- per bulan," katanya.(A-71/A-107)***

Baca Juga

Ad Dimyati Dapat Penghargaan Integritas Mendikbud

BANDUNG, (PR).- Lembaga pendidikan Ad Dimyati Pesantren Sirnamiskin melepas kelulusan 185 siswa, Sabtu, 4 Juni 2016. Siswa tersebut berasal dari RA/TK, MI Terpadu, dan SMK Terpadu Ad Dimyati yang dihadiri Pengasuh Pontren Sirnamiskin, Amar Soleh.

Mahasiswa Papau se-Jabar Buka Puasa Bersama di Bandung

BANDUNG, (PR).- Badan Pengurus Harian Ikatan Mahasiswa Se-Tanah Papua Jawa Barat (IMASEPA Jabar) Bandung dan sekitarnya menggelar buka puasa bersama dengan anggota mahasiswa/i Papua yang beragama Islam.

10 Kampus di Indonesia Siap Berlakukan Kurikulum Bela Negara

JAKARTA, (PR).- Usai rapat tertutup dengan Komisi I DPR yang membidang soal Pertahanan dan Luar Negeri hari Senin 13 Juni 2016, Kepala Bagian Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan Mayor Jenderal Hartind Asrin mengungkapkan sekitar sepuluh perguruan tinggi di Indonesia mulai tahun ajaran