Disparbudpora Kabupaten Sukabumi Akan Terapkan Wisata Terintegrasi

WISATA

PALABUHANRATU, (PRLM).- Untuk meningkatkan tingkat kedatangan wisatawan ke Kabupaten Sukabumi, Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sukabumi tengah menerapkan rancangan wisata terintegrasi.

"Rencana ini masih dalam tahap pengembangan dan survei, nantinya wisatawan dapat menikmati berbagai macam objek wisata dengan mudah," ujar Kepala Seksi (Kasi) Hiburan dan Rekreasi Objek Daya Tarik Wisata, Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sukabumi, Asep Yadi Setiawan, Selasa (21/5/2013).

Asep mengatakan, Disparbudpora saat ini tengah menata kembali beberapa objek pariwisata di Kabupaten Sukabumi. Hal tersebut dilakukan selain untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan juga untuk memperindah kawasan-kawasan objek pariwisata yang berada di Kabupaten Sukabumi.

Saat ini Disparbudpora Kabupaten Sukabumi juga tengah mempromosikan objek wisata menyelam (diving), sebagai sarana pariwisata alternatif bagi para pencinta keindahan alam bawah laut.

Namun, berbeda halnya dengan Bunaken dan Raja Ampat yang terkenal akan keindahan terumbu karang. Di Kabupaten Sukabumi justru mengenalkan akan keindahan tebing di bawah laut, yang tentunya menjadi sensasi tersendiri bagi para penyelam.

"Ada beberapa spot (titik) menyelam di Kabupaten Sukabumi seperti Ujung Genteng, Karang Hantu, Pantai Cikepuh, Cikolombong, dan di Ciemas. Keindahan spot menyelam di sini bukan menjual keindahan terumbu karang, tetapi lebih kepada keindahan tebing di bawah laut dan main arus," kata Asep.

Dia menambahkan meski terbilang baru wisata menyelam ini mulai digemari oleh wisatawan lokal khusunya para komunitas menyelam. "Kategori menyelam di sini bisa untuk pemula sampai profesioanal, tergantung spot yang dipilihnya. Biasanya waktu yang paling pas untuk menyelam di bulan Mei sampai Agustus," katanya.

Adapun kedalaman penyelaman untuk setiap titik penyelaman umumnya bervariasi mulai dari 10 sampai 40 meter. Namun, untuk bisa menikmati keindahan bawah laut pantai selatan Kabupaten Sukabumi tergantung pada cuaca dan pola arus laut yang pas. (A-193/A_88)***

Baca Juga

Pasca-Insiden Sarinah, tidak Ada Pembatalan Wisatawan

WISATA

JAKARTA, (PRLM).- Pasca insiden ledakan dan baku tembak di kawasan Sarinah, Jakarta, yang menewaskan 7 orang dan melukai 20 orang, Kamis (14/1/2016), tidak membuat wisatawan terpengaruh. Buktinya, tidak ada pembatalan kunjungan ke Jakarta.

Objek Wisata Baru di Poliwali Mandar

WISATA
POLEWALI MANDAR, (PRLM).- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) kagum melihat objek wisata permandian tangga seribu di Polman.
 

Tiga Kota yang Bisa Membuat Traveller Jatuh Cinta

WISATA
NEW YORK, (PRLM).- Meski bukan destinasi wisata romantis yang populer, 3 kota ini bisa membuat para traveller jatuh cinta. Kota mana saja?
 
Berikut 3 kota yang bisa membuat traveller jatuh cinta seperti dikutip Totaltravel, Sabtu (6/2/2016).
 

Wisata Halal Lombok Unjuk Gigi di ITB 2016

WISATA

JAKARTA, (PRLM).- Menpar Arief Yahya tengah mempersiapkan wisata halal di Lombok, NTB, untuk memasuki pasar global. Lombok bakal ditampilkan dalam Bursa pariwisata terbesar di dunia, Internationale Tourism Bourse (ITB) Berlin, 9-13 Maret 2016.