Puluhan Buruh Pabrik PT Nina Kesurupan

FITRI (19), buruh pabrik PT Nina, Kampung Angkrong, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, tengah mendapat perawatan oleh temannya, pada  Selasa (21/05/2013). Sebanyak 30 buruh pabrik tersebut mengalami kesurupan massal.*
IRFAN SUBHAN/PRLM
FITRI (19), buruh pabrik PT Nina, Kampung Angkrong, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, tengah mendapat perawatan oleh temannya, pada Selasa (21/05/2013). Sebanyak 30 buruh pabrik tersebut mengalami kesurupan massal.*

PALABUHANRATU, (PRLM).- Sebanyak 30 buruh pabrik PT Nina, Kampung Angkrong, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/05/201) mengalami kesurupan masal. Kejadian ini berawal saat para buruh PT Nina yang tengah bekerja di bagian produksi, secara tiba-tiba beberapa diantaranya langsung terkulai lemas dan tak sadarkan diri. Begitu juga dengan buruh lain mengalami hal yang sama sehinga berjumlah 30 orang semuanya perempuan.

"Buruh yang tak sadarkan diri segera dibawa ke klinik pabrik untuk segera ditangani," kata manajer personalia PT Nina, Rudi Hermawan kepada wartawan. Di gerbang pabrik.

Rudi mengatakan, buruh yang sudah pulih, langsung dipulangkan ke rumah masing-masing dengan menggunakan mobil yang disediakan manajemen perusahaan tersebut.

Akibat kejadian ini, semua buruh segera dipulangkan sehingga hari ini tidak ada aktivita produksi. "Besok semua kembali masuk kerja dan aktivitas produksi kembali berjalan seperti biasanya," ujarnya. (A-193/A-147)***

Baca Juga

Pindang Khas Majalengka Beraroma Khas

MAJALENGKA,(PR).- Pindang khas pasundan di daerah Cicalengka mungkin telah dikenal dengan nama pindang Ma Ecot. Tapi, di daerah Desa Lemahputih, Desa Kepuh, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka, pindang ikan mas berasa lidah sunda itu telah dikenal sejak tahun 1950-an.

Uang Rp 54,5 Miliar Mengalir dari TKI ke Cianjur

CIANJUR, (PR).- Pengiriman uang atau remitansi dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Cianjur di bulan Ramadan tahun ini mengalami peningkatan hingga 27 persen dibanding tahun sebelumnya. Hingga Sabtu 25 Juni 2016, kiriman uang sudah mencapai Rp 54,5 miliar.

Bupati Karawang Enggan Komentari Vaksin Palsu

KARAWANG, (PR).- Merebaknya informasi tentang peredaran vaksi palsu tak ditanggapi serius oleh Pemerintah Kabupaten Karawang. Pihak terkait di daerah lumbung padi itu, belum melakukan tindakan apapun guna mencegah beredarnya vaksin palsu di daerah mereka.