Puluhan Buruh Pabrik PT Nina Kesurupan

FITRI (19), buruh pabrik PT Nina, Kampung Angkrong, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, tengah mendapat perawatan oleh temannya, pada  Selasa (21/05/2013). Sebanyak 30 buruh pabrik tersebut mengalami kesurupan massal.*
IRFAN SUBHAN/PRLM
FITRI (19), buruh pabrik PT Nina, Kampung Angkrong, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, tengah mendapat perawatan oleh temannya, pada Selasa (21/05/2013). Sebanyak 30 buruh pabrik tersebut mengalami kesurupan massal.*

PALABUHANRATU, (PRLM).- Sebanyak 30 buruh pabrik PT Nina, Kampung Angkrong, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/05/201) mengalami kesurupan masal. Kejadian ini berawal saat para buruh PT Nina yang tengah bekerja di bagian produksi, secara tiba-tiba beberapa diantaranya langsung terkulai lemas dan tak sadarkan diri. Begitu juga dengan buruh lain mengalami hal yang sama sehinga berjumlah 30 orang semuanya perempuan.

"Buruh yang tak sadarkan diri segera dibawa ke klinik pabrik untuk segera ditangani," kata manajer personalia PT Nina, Rudi Hermawan kepada wartawan. Di gerbang pabrik.

Rudi mengatakan, buruh yang sudah pulih, langsung dipulangkan ke rumah masing-masing dengan menggunakan mobil yang disediakan manajemen perusahaan tersebut.

Akibat kejadian ini, semua buruh segera dipulangkan sehingga hari ini tidak ada aktivita produksi. "Besok semua kembali masuk kerja dan aktivitas produksi kembali berjalan seperti biasanya," ujarnya. (A-193/A-147)***

Baca Juga

Pengisian Jabatan Akan Akomodir Keinginan Bupati

KARAWANG, (PR).- Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Karawang mengaku akan mengakomodir keinginan bupati dalam pelaksanaan mutasi, rotasi, dan promosi jabatan, akhir Desember ini.

40 Persen Jalan di Sukabumi Rusak Berat

SUKABUMI, (PR).- Panjang ruas jalan rusak berat milik Kabupaten Sukabumi dikhawatirkan terus bertambah. Apalagi intensitas hujan cenderung semakin meningkat kerusakan jalan tidak bisa terelakan.

Kapolres Garut Larang Ormas Razia Saat Natal

GARUT, (PR).- Organisasi masyarakat manapun dilarang melakukan razia atau sweeping saat Natal dan pergantian tahun. Ormas pun diminta tidak bertindak sendiri-sendiri tanpa koordinasi dengan pihak kepolisian terkait Natal dan pergantian tahun.