Indonesia Harus Optimis Bisa Adil, Sejahtera, dan Aman

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Mantan Ketua Umum Partai Golkar H. Akbar Tanjung mengatakan, amanah konstitusi masih jauh dari harapan bangsa. Namun, komponen bangsa harus tetap optimistis dalam meraih negara yang adil, sejahtera, dan aman pada tahun 2045.

"Kita masih amat prihatin keadilan masih jauh. Demikian pula kesejahteraan karena kekayaan alam dikuasai perusahaan-perusahaan asing," kata Akbar Tanjung dalam Gerakan Indonesia Adil Sejahtera Aman (ASA) di Balai Kartini, Senin (20/5/13).

Menurut Akbar Tanjung, perusahaan-perusahaan asing akan lebih mendahulukan keuntungan bagi perusahaan dan pemegang sahamnya. "Bukan mementingkan kesejahteraan masyarakat Indonesia," ucapnya.

Akbar Tanjung menyambut baik kelahiran Gerakan Indonesia ASA sebagai bentuk kepedulian kepada bangsa dan masyarakat. "Orang yang terpanggil itu lebih mementingkan orang lain dan bangsanya daripada urusan diri sendiri maupun keluarganya," katanya.

Gerakan Indonesia ASA yang digagas Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso dengan Direktur Usamah Hisyam. Rencananya organiasi itu akan membentuk kepengurusan sampai ke provinsi, kabupaten/kota, kecamahan, bahkan desa/kelurahan.(A-71/A-108)***

Baca Juga

Pemerintah Minta Kalbe Farma Tarik 26 Obat

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Pemerintah telah meminta PT Kalbe Farma Tbk untuk menarik 26 produk obat dari seluruh Indonesia untuk diperiksa, menyusul investigasi atas salah satu dari baris produksinya, menurut laporan harian Bisnis Indonesia, yang mengutip Roy Alexander Sparringa, kepala Badan Pengawasan O

Aliansi Mahasiswa Tolak Pembangunan Pabrik Semen

NASIONAL
WILUJENG KHARISMA/PRLM

YOGYAKARTA, (PRLM).- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Jogja Peduli Rembang (AMJ-PR) melakukan unjuk rasa di perempatan Nol Kilometer Yogyakarta, Jumat (27/3/2015).

Nelayan Banten Adukan Menteri Susi ke Fraksi PKB DPR RI

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).-Sekitar 20-an orang perwakilan nelayan asal Panimbang, Pandeglang, Banten, mengadukan Menteri Susi Pudjiastuti ke Fraksi PKB, terkait Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) tentang larangan penggunaan alat tangkap ikan pukat yang dinilai bukan hanya merugikan, tapi telah

Delegasi Dubes Filipina Kunjungi Mary Jane

NASIONAL

YOGYAKARTA, (PRLM).- Delegasi dari Kedutaan Besar Filipina mengunjungi terpidana mati kasus narkotika Mary Jane di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Wirogunan, Kota Yogyakarta, Selasa (31/3/2015). Kunjungan mereka dalam rangka memberikan dukungan moral kepada warga Filipina itu.