Istri Kepergok Selingkuh, Eh Selingkuhan Kabur Disaksikan Warga

PERTENGKARAN pria yang memergoki istrinya berselingkuh di Brazil. Ketika pasangan itu bertengkar di balkon apartemen, pria selingkuhan melompat dari jendela kamar tidur.*
YOUTUBE/PRLM
PERTENGKARAN pria yang memergoki istrinya berselingkuh di Brazil. Ketika pasangan itu bertengkar di balkon apartemen, pria selingkuhan melompat dari jendela kamar tidur.*

PRLM - Kisah di sinetron seakan menjadi tayangan nyata di Brazil, ketika seorang pria kabur dari kamar tidur seorang wanita yang dipergoki selingkuh oleh suaminya yang mendadak pulang. Bahkan aksi kabur sang pria selingkuhan yang tak berbaju itu disaksikan banyak orang di tepi jalan, sementara pasangan suami istri itu bertengkar di balkon lantai tiga.

"Baju siapa ini?," kata sang suami dalam bahasa Portugis.

Istrinya dengan marah langsung merampas baju dan melemparkannya kekerumunan orang di trotoar.

Pertengkaran itu disaksikan sejumlah orang, karena balkon apartemen berada di atas trotoar.

Mendadak dari sisi balkon, muncul seorang pria lewat jendela kamar. Pria itu diduga selingkuhan perempuan yang bertengkar dengan suaminya, karena ketahuan ada baju milik orang lain.

Pria yang muncul dari jendela hanya mengenakan celana pendek dan terlihat hendak melompat.

Kerumunan di bawah sempat berteriak "Curnudo" kepada sang suami, atau artinya pria yang dikhianati. (A-88/dailymail)***

Baca Juga

Jelang Pilpres, Clinton Unggul Tiga Poin atas Trump

WASHINGTON, (PR).- Empat hari jelang pilpres AS, pesaingan antara dua capres, Hillary Clinton dan Donald Trump, semakin menegangkan. Keduanya saat ini bersaing sangat ketat, sehingga sulit untuk memprediksi siapa yang akan menjadi pemenang.

Clinton Kalah Karena Gagal Raih Dukungan Kaum Perempuan AS

WASHINGTON, (PR).- ​Donald Trump unggul atas Hillary Clinton lewat serangkaian kemenangan mengejutkan di negara bagian Florida, Ohio, Iowa, dan North Carolina. Sementara Clinton unggul di Virginia dan Nevada.

Berharap Fenomena Trump Bisa terjadi di Prancis

PARIS, (PR).- Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat 8 November 2016 lalu telah menjadi momentum positif, bukan hanya bagi warga Prancis, melainkan juga dan politisi konservatif dan nasionalis.