Pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing Masih Terkendala Pembebasan Lahan

JAWA BARAT

CIKARANG, (PRLM).-Pembangunan jalan tol Cibitung-Cilincing hingga kini masih terkendala dalam hal pembebasan lahan.

Pemilik lahan yang nantinya akan dilalui jalan tol itu, belum mau menerima batasan harga lahan yang sudah ditetapkan tim. Sehingga, saat ini masih terjadi tawar-menawar harga lahan di lapangan.

Sekertaris Daerah Kabupaten Bekasi, Muhyiddin mengungkapkan, pembangunan jalan tol sepanjang sekitar 34 kilometer ditargetkan rampung pada 2014. Meski di lapangan masih terdapat kendala, ia memastikan pembangunannya akan sesuai target.

"Pak SBY (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, red) menginstruksikan supaya jalan Tol Cibitung-Cilincing bisa rampung pada 2014 dan sudah diresmikan. Saat ini tim dari Binamarga pusat sedang musyawarah dengan pemilik-pemilik lahan yang lahannya akan dibebaskan," ungkap Muhyiddin di ruang kerjanya, Jumat (17/5/2013).

Instruksi tersebut ia peroleh, saat dirinya mengikuti rapat kerja mengenai pembangunan jalan tol Cibitung-Cilincing bersama Presiden SBY, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Pemerintah daerah, lanjut Muhyiddin, dalam hal ini hanya sebatas memfasilitasi proses pembebasan lahan. Untuk penetapan harga dan proses pembebasan lahan pembangunan jalan yang mulai digulirkan pada 1993 silam itu, menjadi tanggungjawab Kementrian Pekerjaan Umum.

Semua kecamatan dan desa yang lahannya akan dibebaskan untuk pembangunan jalan tol ini, telah dilakukan musyawarah. Namun hingga kini, belum mendapatkan titik temu harga lahan yang diinginkan kedua belah pihak, antara pemerintah pusat dengan masyarakat.

"Masyarakat inginnya harga yang tinggi, sementara tim sudah menetapkan harganya, jadi saat ini masih dilakukan musyawarah. Untuk yang dari wilayah Jakarta juga sama, masih dilakukan musyawarah, kalau tidak salah ada dua kelurahan yang akan terkena pembebasan lahan ," tuturnya.

Seperti diketahui, pembangunan jalan Tol Cibitung-Cilincing bertujuan untuk mengurangi kemacetan yang disebabkan kendaraan besar milik perusahaan. Investor asal Malaysia, nantinya akan membangun jalan tol tersebut dengan lebar jalan sekitar 60 meter itu. (A-198/A-89)***

Baca Juga

Donor Darah Diberi Imbalan Batu Akik

JAWA BARAT
TATI PURNAWATI/KC

MAJALENGKA,(PRLM).- Sebuah organisasi kepemudaan Taruna Merah Putih di Kabupaten Majalengka gelar donor darah dengan imbalan batu akik dan sebuah kaus bertuliskan organisasi kepemudaan tersebut, Minggu (29/3/2015) di alun-alun kota Majalengka.

Satpol PP Sumedang Akan Tertibkan Galian C Yang tak Miliki Izin

JAWA BARAT

SUMEDANG, (PRLM}-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang, dalam waktu dekat ini akan melakukan penertiban aktivitas galian C yang tidak berizin. Penertiban tersebut, sehubungan saat ini diduga relatif banyak galian liar di wilayah Kabupaten Sumedang.

Perelek Pendidikan Cianjur Mati Suri

JAWA BARAT

CIANJUR, (PRLM).- Program Perelek Pendidikan yang sempat digaungkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cianjur beberapa waktu lalu, ternyata saat ini seperti mati suri.

Menpora: Pemuda Jangan Tertipu!

JAWA BARAT

SUMBER, (PRLM).-Pergerakan radikalisme Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), harus terus diperangi. Kelompok garis geras yang mengatasnamakan itu mesti dilawan dengan pengetahuan bernegara dan pendidikan keagamaan yang sehat.