Pemkab Bandung Tetap Alokasikan Anggaran Bantuan Untuk Warga Kurang Mampu

SOREANG,(PRLM).-Pemkab Bandung masih mengalokasikan anggaran bantuan kepada pasien dari warga kurang mampu yang hanya memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Besaran bantuan itu maksimal Rp 3 juta per orang.

"Ada tiga program layanan jaminan kesehatan yakni Jamkesmas dari pemerintah pusat, Jamkesda Kab. Bandung, dan SKTM," kata Kabid Pelayanan Jaminan Kesehatan Dinkes Kab. Bandung, dr. Farah Diba, di ruang kerjanya, Jumat (17/5).

Jumlah tanggungan dana perawatan inap untuk pasien Jamkesmas tidak dibatasi pemerintah. "Sedangkan pasien Jamkesda maksimal Rp 10 juta yang ditanggung APBD Kab. Bandung. Untuk pasien SKTM maksimal Rp 3 juta," katanya.

Bantuan untuk pasien miskin yang hanya memiliki SKTM bersifat kasuistik. "Bantuan pasien yang hanya punya SKTM ibarat pintu darurat yang hanya boleh dibuka pada saat tertentu," katanya.

Mengenai tunggakan pembayaran klaim Jamkesda kepada rumah-rumah sakit, Diba mengatakan sebatas tagihan berjalan yang bisa dilunasi setelah dilakukan perhitungan ulang.

"Sudah ada program penghitungan pasien Jamkesda dari pemerintah pusat sehingga sebelum kami membayar klaim ke rumah sakit, maka dihitung ulang," katanya.(A-71/A-89)***

Baca Juga

85 Personel Linmas Sukaluyu Ikuti Pembekalan

BANDUNG, (PR).- Sebanyak 85 personel Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kelurahan Sukaluyu, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, mengikuti pembekalan dari Koramil 1802/Cibeunying, Senin 25 April 2016. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat fungsi dan peran linmas di tengah masyarakat.

Pemkab Bandung Gandeng Unpar Tangani Banjir

SOREANG, (PR).- Sebagai bentuk pengabdian lingkungan dan pengembangan ilmu, Universitas Parahyangan (Unpar) menjalin kerja sama dengan Pemkab Bandung dalam penanganan masalah lingkungan khususnya banjir.