Pemkab Bandung Tetap Alokasikan Anggaran Bantuan Untuk Warga Kurang Mampu

SOREANG,(PRLM).-Pemkab Bandung masih mengalokasikan anggaran bantuan kepada pasien dari warga kurang mampu yang hanya memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Besaran bantuan itu maksimal Rp 3 juta per orang.

"Ada tiga program layanan jaminan kesehatan yakni Jamkesmas dari pemerintah pusat, Jamkesda Kab. Bandung, dan SKTM," kata Kabid Pelayanan Jaminan Kesehatan Dinkes Kab. Bandung, dr. Farah Diba, di ruang kerjanya, Jumat (17/5).

Jumlah tanggungan dana perawatan inap untuk pasien Jamkesmas tidak dibatasi pemerintah. "Sedangkan pasien Jamkesda maksimal Rp 10 juta yang ditanggung APBD Kab. Bandung. Untuk pasien SKTM maksimal Rp 3 juta," katanya.

Bantuan untuk pasien miskin yang hanya memiliki SKTM bersifat kasuistik. "Bantuan pasien yang hanya punya SKTM ibarat pintu darurat yang hanya boleh dibuka pada saat tertentu," katanya.

Mengenai tunggakan pembayaran klaim Jamkesda kepada rumah-rumah sakit, Diba mengatakan sebatas tagihan berjalan yang bisa dilunasi setelah dilakukan perhitungan ulang.

"Sudah ada program penghitungan pasien Jamkesda dari pemerintah pusat sehingga sebelum kami membayar klaim ke rumah sakit, maka dihitung ulang," katanya.(A-71/A-89)***

Baca Juga

Masyarakat Diajak Memahami Perda Tata Ruang Cimahi

CIMAHI, (PR).- Memberi pemahaman soal rencana tata ruang wilayah, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Cimahi menggelar "Sosialisasi Perda Tata Ruang" di The Edge Jln. Baros Kota Cimahi, Senin, 30 Mei 2016.

Butuh Info PBB? Buka Saja Aplikasi Ini

BANDUNG, (PR).-Butuh informasi seputar pajak bumi dan bangunan? Tak perlu datang ke Dinas Pelayanan Pajak (Disyanjak) Kota Bandung, cukup buka aplikasi layanan pajak bumi dan bangunan di alamat sipp.disyanjak.bandung.go.id.