Buruh di Kamboja Hanya Dibayar Rp 600 Ribu per Bulan

TOKYO, (PRLM).- Sama seperti di Bangladesh, industri garmen termasuk sepatu merupakan penyerap tenaga kerja terbesar di Kamboja. Dilaporkan, lebih dari setengah juta jiwa rakyat Kamboja bekerja di 500 pabrik garmen dan sepatu dengan upah minimum antara Rp 600 ribu sampai dengan Rp 750 ribu per bulan.

Nilai ekspor industri garmen dan sepatu di Kamboja pada 2012 lalu cukup besar, mencapai 4 miliar dolar AS atau Rp 40 triliun.

Seperti dilaporkan Reuters, Kamis (16/5/13), setelah kasus runtuhnya pabrik garmen di Bangladesh yang menewaskan lebih dari 1.100 orang, kini pabrik sepatu olah raga "Wing Star" di Provinsi Kampong Speu, Phnom Penh, Kamboja, runtuh yang menyebabkan dua buruh tewas dan tujuh lainnya luka parah. Pabrik tersebut memproduksi sepatu merek ternama dunia "Asics". (A-133/A-108)***

Baca Juga

239 Migran Tewas Tenggelam di Mediterania

JENEWA, (PR).- Tragedi migran tewas di laut kembali terjadi di perairan Mediterania. Dilansir Reuters, Kamis 3 November 2016, sedikitnya 239 migran Timur Tengah dan Afrika tewas setelah kapal yang mereka tumpangi dari Libia menuju Italia tenggelam di perairan Mediterania.

Trump Pengusaha Pertama AS yang Jadi Presiden

DONALD Trump menjadi pengusaha pertama di AS yang berhasil menjadi presiden AS. Ini menjadi catatan sejarah tersendiri dalam politik AS sejak negara itu berdiri lebih dari 200 tahun lalu.

Kecelakaan Kereta Api di India Tewaskan 107 Orang

NEW DELHI, (PR).- Sedikitnya 107 orang tewas dan lebih dari 150 lainnya terluka setelah 14 rangkaian kereta ekspres India rute Indore-Patna, keluar dari rel di negara bagian Uttar Pradesh, Minggu 20 November 2016.