Buruh di Kamboja Hanya Dibayar Rp 600 Ribu per Bulan

TOKYO, (PRLM).- Sama seperti di Bangladesh, industri garmen termasuk sepatu merupakan penyerap tenaga kerja terbesar di Kamboja. Dilaporkan, lebih dari setengah juta jiwa rakyat Kamboja bekerja di 500 pabrik garmen dan sepatu dengan upah minimum antara Rp 600 ribu sampai dengan Rp 750 ribu per bulan.

Nilai ekspor industri garmen dan sepatu di Kamboja pada 2012 lalu cukup besar, mencapai 4 miliar dolar AS atau Rp 40 triliun.

Seperti dilaporkan Reuters, Kamis (16/5/13), setelah kasus runtuhnya pabrik garmen di Bangladesh yang menewaskan lebih dari 1.100 orang, kini pabrik sepatu olah raga "Wing Star" di Provinsi Kampong Speu, Phnom Penh, Kamboja, runtuh yang menyebabkan dua buruh tewas dan tujuh lainnya luka parah. Pabrik tersebut memproduksi sepatu merek ternama dunia "Asics". (A-133/A-108)***

Baca Juga

Polisi Gunakan Pokemon Go untuk Tangkap Buronan

RICHMOND, (PR).- Popularitas Pokemon Go di dunia sudah tak diragukan lagi. Bahkan, kini polisi di Amerika Serikat menggunakan permainan itu untuk memancing buronan.

Jelang Olimpiade, Kadar Udara di Rio Masih Buruk

SAO PAULO, (PR).- Pada tahun 2009 ketika Brazil berhasil menjadi negara tuan rumah penyelenggara Olimpiade 2016, pihaknya menyatakan bahwa kadar udara di Rio sudah dalam batas-batas yang direkomendasikan WHO. Faktanya, data di lapangan menunjukkan hasil yang berbeda.

Protes Massa Warnai Pawai Obor Olimpiade Rio 2016

RIO DE JANEIRO, (PR).- Setelah 3 bulan berkeliling di kota-kota di Brazil, akhirnya obor Olimpiade Rio tiba di Rio de Janeiro. Para atlet Brazil memberikan obor kepada walikota Rio, Eduardo Paes, setelah sebelumnya menyebrangi Guanabara Bay.

Facebook Siapkan Algoritma Hilangkan Clickbait

JEJARING sosial facebook mengumumkan akan mulai mengurangi clickbait (jebakan klik) yang muncul di news feed pengguna. Hal ini dilakukan Facebook sebagai upaya membangun diri sebagai web berita dan pembaruan sosial.