Buruh di Kamboja Hanya Dibayar Rp 600 Ribu per Bulan

TOKYO, (PRLM).- Sama seperti di Bangladesh, industri garmen termasuk sepatu merupakan penyerap tenaga kerja terbesar di Kamboja. Dilaporkan, lebih dari setengah juta jiwa rakyat Kamboja bekerja di 500 pabrik garmen dan sepatu dengan upah minimum antara Rp 600 ribu sampai dengan Rp 750 ribu per bulan.

Nilai ekspor industri garmen dan sepatu di Kamboja pada 2012 lalu cukup besar, mencapai 4 miliar dolar AS atau Rp 40 triliun.

Seperti dilaporkan Reuters, Kamis (16/5/13), setelah kasus runtuhnya pabrik garmen di Bangladesh yang menewaskan lebih dari 1.100 orang, kini pabrik sepatu olah raga "Wing Star" di Provinsi Kampong Speu, Phnom Penh, Kamboja, runtuh yang menyebabkan dua buruh tewas dan tujuh lainnya luka parah. Pabrik tersebut memproduksi sepatu merek ternama dunia "Asics". (A-133/A-108)***

Baca Juga

GOOGLE turut mengulas kejadian gerhana matahari total di Indonesia.*

Google Ditinggalkan Pengiklan

GOOGLE tengah menghadapi minggu yang buruk, pasalnya sejumlah perusahaan besar menarik iklan mereka dari salah satu anak perusahaannya, YouTube.

Gempa di Batangas, 14 Mahasiswa UMY Dievakuasi

JAKARTA, (PR).- Sebanya‎k 14 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dievakuasi dari Batangas, Filipina, Sabtu, 8 April 2017. Evakuasi dilakukan untuk memastikan keselamatan mereka setelah rangkaian gempa bumi terjadi di Batang

Wapres Amerika Serikat Sebut Korea Utara Provokator

SEOUL, (PR).- Beberapa jam jelang kunjungan Wapres AS Mike Pence ke Seoul, Minggu, 16 April 2017, Korea Utara meluncurkan rudalnya yang diklaim bisa mencapai kawasan Hawaii, AS. Namun, Seperti dilaporkan AFP, percobaan yang dilakukan pada Minggu pagi tersebut gagal.