Jika Ingin Melanjutkan ke SMPN

Lulusan SD Wajib Kantongi Ijazah Diniyah Takmiliyah

PENDIDIKAN
PERWAKILAN dari Kecamatan Kutawaringin mengikuti defile pada peluncuran wajib belajar Diniyah Taklimiyah (DT) di Lapangan Upakarti, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bandung, Kecamatan Soreang, Senin (13/5/2013). Penerapan wajib belajar di Kabupaten Bandung
USEP USMAN NASRULLOH/PRLM
PERWAKILAN dari Kecamatan Kutawaringin mengikuti defile pada peluncuran wajib belajar Diniyah Taklimiyah (DT) di Lapangan Upakarti, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bandung, Kecamatan Soreang, Senin (13/5/2013). Penerapan wajib belajar di Kabupaten Bandung, pertama di Indonesia, mulai tahun ajaran 2013/2014 mendatang. Ijazah DT akan menjadi salah syarat untuk daftar di sekolah lanjutan.*

SOREANG, (PRLM).- Lulusan SD yang akan melanjutkan ke jenjang SMP/MTs. maupun lulusan SMP yang akan ke SMA/SMK/MA diwajibkan mengantongi ijazah diniyah takmiliyah mulai tahun ajaran 2013/2014. Namun diniyah takmiliyah bisa mengeluarkan surat keterangan sedang belajar bagi siswa SD dan SMP yang belum mengantongi ijazah.

"Jumlah santri diniyah takmiliyah lebih dari 200.000 orang, jumlah guru sekitar 10.000 orang, dan jumlah ustaz 3.000 orang," kata Kasi Pendidikan Diniyah dan Pesantren Kemenag Kab. Bandung, H. Oni Suryana, saat peluncuran diniyah takmiliyah di Lapangan Upakarti, Senin (13/5/2013).

Sesuai dengan peraturan pemerintah (PP), kata Oni, kedudukan diniyah takmiliyah adalah non formal untuk melengkapi pendidikan agama di sekolah-sekolah umum yang masih kurang. Kab. Bandung sendiri sudah mengeluarkan Perda No. 7/2000 dan Perbup No. 34/2007 soal wajib belajar diniyah takmiliyah.

Dengan adanya Perda dan Perbup itu, kata Oni, maka lulusan SD dan SMP yang akan melanjutkan ke jenjang sekolah tinggi harus mengantongi ijazah diniyah takmiliyah. "Apabila belum ada ijazah, maka siswa SD dan SMP tersebut harus memiliki surat keterangan sedang belajar diniyah takmiliyah," ucapnya.(A-71/A-147)***

Baca Juga

Ujian Sekolah Pengaruhi Kesehatan Mental Siswa

PENDIDIKAN

LONDON, (PRLM).- Anak-anak yang terlalu fokus pada ujian di sekolah-sekolah ternyata berisiko mengalami kesehatan mental dan kepercayaan diri. demikian seperti disampaikan sebuah laporan Persatuan Guru Nasional (National Union of Teachers) di Inggris.

Penggalangan Dana Darurat Pendidikan untuk Anak Korban Konflik

PENDIDIKAN

OSLO, (PRLM).- Penggalangan dana darurat pendidikan bagi anak-anak yang terperangkap konflik diserukan oleh Duta PBB untuk Pendidikan Global, Gordon Brown, bersama sejumlah lembaga amal dunia.

Sinergi Foundation Kirim Anak-anak ke Sekolah

PENDIDIKAN

BANDUNG, (PRLM).- Sinergi Foundation mengirimkan 891 anak ke sekolah melalui program Sekolah Untuk Semua (SUS). Program ini didanai dari zakat masyarakat yang dihimpun oleh Sinergi Foundation.

Peraturan Bersama Penyelenggaraan Pendidikan Indonesia di Luar Negeri Ditandatangani

PENDIDIKAN

JAKARTA, (PRLM).-Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi dan Menteri Kebudayaan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan menandatangani Peraturan Bersama mengenai Penyelenggaraan Pendidikan Indonesia di Luar Negeri.