Anggaran Prima Kini Disalurkan KONI

OLAH RAGA

JAKARTA, (PRLM).- Anggaran Program Indonesia Emas (Prima) 2013 kini disalurkan melalui KONI Pusat, setelah sebelumnya penyaluran anggaran dilakukan oleh Kemenpora. Perubahan ini dilakukan untuk kemudahan pengelolaan anggaran.

Terlebih lagi perubahan ini juga sudah sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 22 Tahun 2010 tentang Program Indonesia Emas, pasal 42 ayat (2).
Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora Djoko Pekik menuturkan dalam jumpa pers di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (10/5/13), penyerahan dana ini merupakan lanjutan dari penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara KONI dan Kemenpora pada 1 Mei lalu. Kedua pihak sepakat menggunakan sistem blockgrant dalam proses pendanaan Prima pada item-item tertentu.

Pengelolaan anggaran Prima yang akan dipegang oleh KONI, katanya, adalah sebesar Rp 135,13 miliar yang diperuntukan guna board and lodging, try out, kebutuhan harian atlet, biaya kesehatan dan doping, workshop pelatihan, serta proses seleksi atlet.

"Jumlah tersebut adalah dana yang berbentuk blockgrant dari total anggaran Rp 250 miliar yang diambil dari APBN 2013. Sementara sisanya, sebesar Rp 115 miliar tetap akan dikelola oleh Kemenpora," ucapnya.

Dana sisa yang akan dipegang oleh pemerintah tersebut diperuntukkan guna honorarium atlet dan pelatih selama 11 bulan pelatnas dan diberikan secara berkala, serta peralatan latihan. Menurut Djoko, dimana semua disesuaikan dengan aturan pencairan dana yang berlaku. "Uang saku Januari dan Februari sudah dialirkan, kecuali cabor sepak bola yang keluarnya Juni nanti," tuturnya menambahkan.

Pada anggaran pelatnas sebelumnya, penyaluran anggaran dari kemenpora tidak melalui KONI, tapi langsung antara pengurus besar cabang olah raga dengan Kemenpora. Ada beberapa persyaratan maupun aturan main untuk beberapa item yang belum dimengerti oleh PB hingga membuat pengelolaan anggaran ke cabor-cabor sedikit tertunda, hingga persiapan pun menjadi tidak maksimal.

Meskipun pengelolaan anggaran Prima dilakukan oleh KONI namun, Kemenpora memastikan akan terus melakukan pengawasan internal dengan membentuk tim asistensi.

"Sekarang tidak perlu repot lagi karena KONI pusat yang langsung mengelola tidak perlu harus melalui Kemenpora dulu. Tujuannya agar lebih cepat sampai ke sasaran, tidak perlu repot lagi dalam pencairan anggaran. Kalau ada masalah pencairan, jadi tanggung jawab KONI pusat," katanya.

Bendahara KONI pusat Johny Awui, mengatakan proses pengaliran dana ini akan mulai dilakukan kemarn setelah proses pencairan dari kementerian Keuangan Selasa lalu (7/5). (A-161/A-108)***

Baca Juga

MotoGP

Aoyama Gantikan Abraham di GP Jerman?

OLAH RAGA

SACHSENRING, (PRLM).- Pebalap tester Honda dan mantan pebalap MotoGP Hiroshi Aoyama sepertinya diatur untuk mendapatkan kesempatan untuk keempat kalinya tampil di balapan MotoGP musim ini di GP Jerman, demikian dilaporkan laman Crash.

Liga Inggris

Liverpool Mengincar Miralem Pjanic

OLAH RAGA

LIVERPOOL, (PRLM ).- Liverpool kembali menargetkan Miralem Pjanic sebagai penerus Steven Gerrard di Anfield. Gelandang Bosnia tersebut tampil istimewa bersama Roma musim lalu dan disebut sebagai salah satu playmaker terbaik di Eropa.

Liga Inggris

Chelsea Enggan Lepas Juan Cuadrado ke Juventus

OLAH RAGA

LONDON, (PRLM).- Chelsea dikabarkan enggan melepas winger asal Kolombia, Juan Cuadrado, ke juara Serie A Italia empat kali beruntun, Juventus.

Hindari Jenuh, Atlet Pelatda Pencak Silat Jabar Road Show

OLAH RAGA

BANDUNG, (PRLM).- Menghindari kejenuhan yang dirasakan atlet Pelatda PON Jawa Barat, Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Pencak Silat Indoneisa (IPSI) Jawa Barat siap untuk mengadakan road show ke beberapa daerah yang berada di wilayah Jawa Barat.