Kab. Bandung Hanya Punya 35 Alat Pembaca E-KTP

SOREANG, (PRLM).- Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcasip) Kab. Bandung, Drs. H. Salimin mengatakan, idealnya setiap instansi yang melayani publik seperti Kemenag, kepolisian, imigrasi, perbankan, dan lain-lain memiliki alat pembaca e-KTP atau card reader.

“Ada 40 instansi yang diharuskan memiliki alat pembaca e-KTP, namun sampai saat ini baru Pemkab Bandung dan kecamatan-kecamatan yang mempunyai card reader,” ucap Salimin di komplek Pemkab Bandung, Jumat (10/5/13).

Jumlah card reader di Kab. Bandung juga amat terbatas hanya 35 buah untuk keperluan aktivasi e-KTP. “Untuk pengadaan card reader tidak mudah sebab barangnya tidak ada di pasaran dan masih dimonopoli satu perusahaan. Pemkab Bandung saja tak bisa melakukan pengadaan card reader sehingga hanya memakai kiriman dari Kemendagri,” ucapnya.

Mengenai fotokopi e-KTP, Salimin mengatakan, sebaikya jangan dilakukan karena bisa merusak chipnya sesuai dengan surat edaran Kemendagri. “Saya hanya bisa mengatakan itu sesuai dengan pesan dari Mendagri. Perlu duduk bersama antara Kemendagri dan instansi-instansi pelayanan publik untuk mengatasi masalah ini,” ujarnya. (A-71/A-88)***

Baca Juga

Jajang Abdul Kholik Dituntut 3 Tahun Penjara

BANDUNG, (PR).- Jajang Abdul Kholik dan Leni Marliani dituntut jaksa penuntut umum KPK selama tiga tahun. Menurut jaksa, kedua terdakwa terbukti telah menyuap jaksa dalam kasus pengurusan kasus BPJS Subang.

Hama Tikus Serang Lahan Persawahan di Cimahi

CIMAHI, (PR).- Serangan hama tikus merusak belasan hektare lahan tanaman padi di Kampung Cibodas Campaka, RW 14, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Para petani menganggap, kerusakan itu merupakan yang terparah yang pernah terjadi.