Ditemukan Mayat Tanpa Identitas, Diduga Dirampok dan Dibunuh

BANDUNG RAYA

SOREANG, (PRLM).- Sesosok mayat laki-laki ditemukan telentang dengan sejumlah luka bacokan di kepala dan punggung, di Kampung Betah RT 6 RW 20 Desa Mandala Haji. Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung pada Kamis (9/5/13) sekitar pukul 04:00 dini hari.

Korban mengalami luka bacok, dibagian mata sebelah kanan serta dengan dua jari tangan kanan terputus yakni bagian jempol dan kelingking, akibat sabetan senjata tajam. Mayat tersebut ditemukan oleh Acep (50) dan Yuyu (35).

"Dugaan sementara, korban dibunuh pada malam hari sekira pukul 22.00-23.00 WIB. Di tempat kejadian, petugas tidak menemukan identitas korban, dan kasus ini dalam penyelidikan lebih lanjut," ujar Kapolres Bandung Ajun Komisaris Besar Kemas Ahmad Yamin melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bandung Ajun Komisaris Hairullah yang juga didampingi Kapolsek Pacet Ajun Komisaris Deden Saripin, Kamis (9/5/13).

Hairul menjelaskan, dari olah TKP yang dilakukan petugas menemukan faktur pembayaran service motor dan faktur pembelian barang di sebuah minimarket. Pihaknya belum bisa menyimpulkan, jumlah pelaku dan motif dari kejadian ini. Dari pemeriksaan di lapangan, diduga pelaku mengambil satu unit sepeda motor dan barang milik korban lainnya. Di tempat kejadian, petugas menemukan kunci kontak jenis Yamaha Mio, Helm warna merah, jas hujan, hands free Ponsel dan kantung untuk menyimpan Ponsel.

"Dari faktur pembayaran service motor, terdaftar atas nama Tahya, warga jalan Irigasi RT 01 RW 02 Pasir Koja Bandung. Faktur tersebut dikeluarkan oleh Yamaha PT. Arista Mitra Lestari yang berlokasi di jalan Terusan Pasir Koka No. 62 dengan kendaraan jenis Yamaha Nouvo Nopol. D 4901 VAS. "Yang jelas, kami terus melakukan penyelidikan terlebih dahulu dan belum bisa memastikan berapa jumlah pelaku dan apa motif dari dugaan pembunuhan ini," ujarnya.

Hairul menambahkan, ciri-ciri korban tinggi badan sekitar 148 cm, perawakan kurus, kulit putih, rambut hitam lurus agak panjang, berpakaian kemeja kotak-kotak warna hitam, merah putih, kaos putih garis hitam tulisan Bwin, celana jeans warna biru tea dongker, sepatu pantopel, kaos kaki biru tua,sabuk hitam garis biru di celana. "Guna penyelidikan lebih lanjut, korban dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung untuk dilakukan otopsi," ujarnya. (A-211/A-108)***

Baca Juga

Pedagang Bendera Menunggu Pembeli

BANDUNG RAYA
SEORANG pedagang bendera dan umbul-umbul merah putih duduk menunggu pembeli, di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (31/7/2015).

PNS Bandung Barat Miliki Kartu Pegawai Elektronik Multifungsi

BANDUNG RAYA

NGAMPRAH, (PRLM).- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam waktu dekat akan meluncurkan Kartu Pegawai Elektronik bagi para pegawai negeri sipil. Kartu tersebut merupakan kartu elektronik terpadu, yang terdiri atas kartu pegawai, BPJS Kesehatan, Tabungan Perumahan, dan ATM Bank BJB.

10 SKPD Dinilai Bermasalah

BANDUNG RAYA
10 SKPD Dinilai Bermasalah

NGAMPRAH, (PRLM).- Massa LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Jawa Barat berunjuk rasa ke Kantor Pemerintah Kabupaten Bandung Barat di Ngamprah, Senin (3/7/2015).

Perwakilan Kaum Difavel Ikuti Pertemuan dengan KPK

BANDUNG RAYA
PERWAKILAN Gerakan Difabel Anti Korupsi (Gradasi) Kota Bandung mengemukakan pendapatnya, saat mengikuti pertemuan antara Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kota Bandung, Sel