Wilayah III Jabar Dapat Pasokan Tambahan Gas 3Kg

SUMBER, (PRLM).- Himpunan Wiraswasta Minyak Dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Wilayah III Jawa Barat mendapat alokasi pasokan gas 3kg tambahan untuk hari libur nasional 9 dan 25 Mei 2013. Pasokan tersebut diharapkan bisa meminimalisir kelangkaan gas 3kg yang terjadi di wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon.

Sekretaris Hiswana Migas Wilayah III Fauzi HS mengatakan, pertamina telah mengabulkan ajuan mereka untuk tidak menghentikan alokasi harian pada hari libur nasional tersebut. “Pertamina sudah mengabulkan 50 persen alokasi harian untuk 5 Mei dan 100 persen alokasi harian untuk 25 Mei,” katanya Selasa (7/5).

Meski demikian, Fauzi tidak dapat menyebutkan jumlah alokasi harian yang diedarkan dari Hiswana Migas ke tiap agen. Namun setidaknya, tambahan pasokan tersebut menjamin tidak adanya kekosongan pasokan pada hari libur nasional. Kekosongan pasokan hanya akan terjadi pada Minggu yang notabene memang tidak diperkenankan adanya pengiriman.

Menurut Fauzi saat ini ada sekitar 28 agen gas 3 kg yang beroperasi di wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon. Pada Maret-April lalu seluruh agen tersebut telah mendapat tambahan pasokan sampai 193 pengiriman atau sekitar 108.080 tabung.

Kenyataannya di lapangan, tambahan tersebut tidak berpengaruh signifikan dan kelangkaan yang terjadi sejak awal April terus meluas. Kelangkaan diduga terjadi di tingkat pengecer dan banyakya konsumen gas 12 kg yang beralih ke gas 3 kg. (A-178/A-26)**

Baca Juga

Pengisian Jabatan Akan Akomodir Keinginan Bupati

KARAWANG, (PR).- Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Karawang mengaku akan mengakomodir keinginan bupati dalam pelaksanaan mutasi, rotasi, dan promosi jabatan, akhir Desember ini.

40 Persen Jalan di Sukabumi Rusak Berat

SUKABUMI, (PR).- Panjang ruas jalan rusak berat milik Kabupaten Sukabumi dikhawatirkan terus bertambah. Apalagi intensitas hujan cenderung semakin meningkat kerusakan jalan tidak bisa terelakan.

Kapolres Garut Larang Ormas Razia Saat Natal

GARUT, (PR).- Organisasi masyarakat manapun dilarang melakukan razia atau sweeping saat Natal dan pergantian tahun. Ormas pun diminta tidak bertindak sendiri-sendiri tanpa koordinasi dengan pihak kepolisian terkait Natal dan pergantian tahun.