KPK Terus Telusuri Aliran Dana Kasus Korupsi Kuota Impor Daging Sapi

NASIONAL

DEPOK, (PRLM).-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). terus menelusuri aliran dana kasus korupsi impor daging sapi yang melibatkan Ahmad Fatanah selain kepada Ayu Azhari dan Vitalia Shesya. Saat ini KPK masih mengumpulkan bukti - bukti dan memanggil pihak yang terkait dengan kasus tersebut.

"Kami akan terus periksa, fokus kepada kemana aliran dana tersebut,"ujar Wakil Ketua KPK Busyro Muqaddas dalam diskusi di Bank Jabar Banten, Depok, Selasa (7/5/2013).

Dia mengatakan, terakhir dana tersebut sempat mengalir ke artis cantik Ayu Azhari, dan Vitalia. Saat ini baru dua selebritis itu yang diperiksa.

Namun pihaknya terus mengumpulkan bukti - bukti dan memanggil pihak yang terkait. "Semuanya terus diperiksa, kalau masih perlu dipanggil lagi akan kami periksa lagi," ujarnya.

Selain Vitalia, artis Ayu Azhari juga menerima uang sebanyak Rp20 juta dan USD 1.800 dari Fathanah. Menurut Ayu, uang tersebut untuk kampanye calon dari PKS di sejumlah daerah.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyita uang tersebut dari tangan Ayu Azhari yang diduga pemberian dari Ahmad Fathanah.

Namun meski telah mengembalikan sejumlah uang dan barang yang diperoleh dari tersangka kasus suap impor daging Sapi, Ahmad Fathanah, bukan berarti Ayu Azhari akan lepas begitu saja. Busyro berkata KPK bisa kembali memanggil Ayu jika masih diperlukan pemeriksaan lanjutan dalam proses penyelidikan.

Busyro menegaskan bahwa yang saat ini KPK lakukan adalah dalam rangka pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Jika benar ditemukan pada selain Ayu Azhari dan model cantik Vitalia Sesha, Busyro menegaskan maka harta itu akan disita.

Namun, kata dia, KPK belum bisa menjerat Ayu Azhari dan Vitalia dengan UU TPPU. "Belum sampai ke TPPU, nanti kita lihat perkembangannya ya," kata dia. (A-185/A-89)***

Baca Juga

Warga Berdatangan ke Lokasi Bom Sarinah

NASIONAL
KAWASAN Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat sekira pukul 23.30 WIB masih dikerumuni warga Ibu Kota.*
JAKARTA, (PRLM).- Kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat sekira pukul 23.30 WIB masih dikerumuni warga Ibu Kota. Padahal, siang tadi, sekira pukul 11.00 lokasi ini terjadi tragedi bom yang menewaskan tujuh orang.
 

Senjata Penyerangan di Thamrin Berasal dari Luar Negeri

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Senjata api yang dipakai oleh para tersangka pelaku serangan di Jakarta dipastikan buatan luar negeri, kata Kepala Kepolisian RI, Jenderal Badrodin Haiti.

Pemerintah Segera Revisi UU Antiterorisme

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan revisi Undang-Undang 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme itu memang rencananya akan diusulkan segera dan diharapkan bisa selesai tahun ini juga.

Pelemahan KPK Bisa Sebabkan Indonesia Hilang dari Peta Dunia

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua mengingatkan, upaya pelemahan KPK melalui revisi Undang-Undang KPK sangat berbahaya.