Akta Kelahiran Usia 60 Hari ke Atas Kini tak Perlu Penetapan Pengadilan Lagi

SOREANG, (PRLM).- Pengurusan akta kelahiran untuk anak-anak yang berusia di atas 60 hari maupun setahun kini makin mudah dan murah. Anak-anak yang berusia di atas setahun dan belum memiliki akta kelahiran kini tak perlu lagi harus mengurus surat penetapan ke Pengadilan Negeri (PN) terlebih dulu.

"Hal itu sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No. 18/PUU-XI/2013 tertanggal 30 April 2013 sehingga mulai 1 Mei keputusan ini langsung berlaku efektif," kata Kabid Catatan Sipil Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcasip) Kab. Bandung, Iwan Ridwan, di ruang kerjanya, Selasa (7/5/13).

Selama ini untuk anak-anak yang berusia di atas setahun sesuai dengan UU No. 23/2006 pasal 32 ayat (2) mewajibkan anak-anak berusia setahun harus mendapatkan penetapan PN sebelum mengurus akta kelahiran.

"Untuk mendapatkan putusan PN itu tentu membutuhkan biaya yang tak sedikit. Dari putusan PN Bale Bandung untuk mendapatkan penetapan PN ditetapkan biaya Rp 250.000 untuk warga yang mampu dan warga tak mampu Rp 141.000," katanya.

Namun ketentuan itu tak berlaku lagi dengan adanya keputusan MK. "Bahkan MKsudah menyebarkan surat keputusan kepada pengadilan-pengadilan agar meniadakan sidang penetapan akta kelahiran. Disdukcasip Kab. Bandung mulai 1 Mei langsung melayani masyarakat untuk akta kelahiran tanpa adanya surat penetapan PN," katanya. (A-71/A-88)***

Baca Juga

PETUGAS mengangkat tabung Bright Gas 5,5 kilogram, di PT Limas Raga Inti, Jalan Emong, Kota Bandung, Senin (15/2/2016). Gas elpiji yang dibanderol dengan harga Rp 57.500 pertabung setiap isi ulang, dan Rp 297.500 pertabung untuk pembelian pertama itu dipr

Masyarakat Diminta Gunakan Bright Gas

NGAMPRAH, (PR).- Masyarakat pengguna gas elpiji 3 Kg di Kabupaten Bandung Barat diminta untuk segera beralih menggunakan bright gas 5,5 Kg. Hal ini seiring dengan mulai meningkatnya penggunaan gas 5,5 Kg yang merupakan inovasi baru dari PT Pertamina.

387.598 Surat Suara Pilkada Cimahi Mulai Dicetak

CIMAHI, (PR).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi mulai mencetak surat suara sebanyak 387.598 lembar untuk Pilkada Kota Cimahi tahun ini. Jumlah surat suara yang dicetak itu sesuai DPT (daftar pemilih tetap) ditambah 2,5 persen.