Belum Semua TPG Kota Bandung Cair

PENDIDIKAN

BANDUNG,(PRLM).- Dinas Pendidikan Kota Bandung belum bisa mencairkan semua tunjangan profesi guru (TPG) triwulan pertama. Ini karena masih ada ratusan guru yang belum diturunkan SK pencairanya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Masih banya guru SD dan SMP yang belum terdaftar di Data Pokok Pendidik (dapodik) karena belum di upload oleh operator sekolah maupun belum memenuhi mengajar 24 jam tatap muka," kata Iwan di Kota Bandung, Senin (6/4/2013).

Sementara bagi guru-guru non PNS, lanjut Iwan tunjangan profesinya tidak melalui kas daerah. Akan tetapi langsung di transfer oleh direktorat Pendidikan Dasar (dikdas) Kemendikbud. "Jadi untuk guru yang belum cair disarankan untuk melihat dapodik melalui internet atau langsung dicek kebagian kepegawaian Kota Bandung untuk melihat apa sudah ada SK atau belum," ujar Iwan.

Iwan juge mengemukakan bagi yang belum cair mungkin akan dibayarkan langsung enam bulan pada triwulan ke 2 bulan Juli 2013. Data di Disdik Kota Bandung yang belum turun SK nya untuk guru SMA/SMK ada 112 orang dan guru SD/SMP yang belum turun SK nya 1400 orang.

"Federasi Guru Independen Indonesia mendesak Disdik agar segera menyelesaikan masalah ini," tegasnya. (A-208/A-26)***

Baca Juga

Anggota Pramuka Mengikuti Siaga Race

PENDIDIKAN
Anggota Pramuka Mengikuti Siaga Race

Mahasiswi Manfaatkan Kursi Publik untuk Melukis

PENDIDIKAN
 SEORANG mahasiswi duduk di kursi yang tersediri di trotoar sambil melukis gedung-gedung sepanjang Jalan Asia Afrika.

Ujian Nasional 2015

Pengawasan Dilakukan Secara Silang Antarsekolah

PENDIDIKAN
KEPALA  Bidang SMP Dinas Pendidikan Kab. Cianjur, Rosidin.*

CIANJUR, (PRLM).- Sebanyak 40.291 siswa SMP/MTs di Kabupaten Cianjur siap melaksanakan Ujian Nasional (UN) Paper Based Test (PBT) atau berbasis kertas yang akan dilaksanakan selama tiga hari mulai Senin (4/5/2015) hingga Kamis (7/5/2015).

Jam Masuk Sekolah di Purwakarta Dibuat Berbeda

PENDIDIKAN
Jam Masuk Sekolah di Purwakarta Dibuat Berbeda

PURWAKARTA, (PRLM).- Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi akan membuat perbedaan waktu masuk sekolah antara sekolah diperkotaan dan di pedesaan.