Ditilang Karena Mengendarai Mobil Polisi Warna Pink

POLISI yang menilang seorang wanita Jerman setelah pacarnya mengubah mobil Opel miliknya menjadi tiruan mobil polisi pink.*
ORANGE/PRLM
POLISI yang menilang seorang wanita Jerman setelah pacarnya mengubah mobil Opel miliknya menjadi tiruan mobil polisi pink.*

FLENSBURG, (PRLM).- Seorang wanita Jerman ditilang setelah pacarnya mengubah mobil Opel miliknya menjadi tiruan mobil polisi, namun berwarna pink. Petugas yang menilang harus mendapatkan saran dari kantor pusat untuk memastikan apakah mobil polisi pink itu sah atau tidak, setelah mereka menepikan pengendaranya, Maria Fisher (23), di Flensburg.

Mobil itu memiliki setrip dan reflektor seperti mobil polisi, dan juga memiliki kata-kata pelesetan Pozilei, berarti polisi palsu, bukan Polizei - kata Jerman untuk polisi.

Juru bicara polisi Otto Koenig mengatakan, "Mobil itu memiliki tanda-tanda di tempat yang tepat dan pada kolega kami pertama kali berpikir itu mobil polisi lain yang melewati. Tapi kemudian mereka menyadari warnanya merah muda."

Pada akhirnya keputusan ini adalah bahwa penggunaan strip refleksi, yang sama dengan yang digunakan oleh polisi, itu ilegal. MFisher kemungkinan sekarang menghadapi denda kecil dan akan diperintahkan untuk menghapus strip sebelum menggunakan mobil lagi.

Dia meminta maaf, mengatakan tampilan baru telah menjadi kejutan hadiah dari pacarnya setelah ia menonton sebuah episode dari acara TV Pimp my Ride alias Dandani mobilku. (A-88/orange)***

Baca Juga

5 Sepeda Motor Paling Ditunggu Tahun 2017

TAHUN 2016 hanya tinggal menyisakan beberapa hari lagi. Jika kita berbicara tentang model sepeda motor yang paling ditunggu di tahun depan, sepertinya sepeda motor jenis motocross dan naked paling disukai oleh para pencinta roda dua. 

Nenek Ini Solo Riding ke Tugu 0 KM Sabang Dengan Vespa

BANDUNG,(PR).- Seorang nenek berusia 55 tahun akan mengendarai Vespa seorang diri ke Tugu 0 kilometer di Sabang, Aceh. Perjalanan yang dilakukan wanita ini menggunakan Vespa VBB keluaran tahun 1964, direncanakan ditempuh dalam waktu 10 hari.