Bank Dunia Dukung Ekspansi Air Minum

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Bank Dunia menambah pendanaan untuk projek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas 2). Projek ini ditargetkan menyediakan fasilitas air minum dan sanitasi bagi 11,6 juta warga Indonesia.

Sebagaimana siaran pers yang diterima “PRLM” di Jakarta, Jumat (3/5) disebutkan, sejak 2006, Bank Dunia telah mendukung projek Pamsimas 2 atau projek Third Water Supply and Sanitation for Low Income Communities (WSSLIC-3) sebagai upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan akses terhadap air minum dan sanitasi, serta meningkatkan kesehatan dan perilaku higenis.

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Stefan G. Koeberle menuturkan, dengan mendukung ekspansi projek ini, Bank Dunia berharap bisa menggandakan cakupan Pamsimas 2 dari 15 provinsi ke 32 provinsi.

“Dan juga menambah jumlah keluarga yang akan menerima manfaat sanitasi lebih baik,” ujarnya.

Dijelaskan dia, salah satu kunci keberhasilan projek ini adalah pendekatan berbasis masyarakat yang terus didukung Bank Dunia.

Dalam siaran pers itu juga disebutkan bahwa fasilitas sanitasi yang buruk dapat melemahkan sebuah komunitas karena bisa menurunkan kesehatan publik dan membatasi potensi pertumbuhan ekonomi.

Dua dari empat penyebab kematian di bawah usia lima tahun terbesar, yakni diare dan tipus, merupakan penyakit yang tersebar karena kotoran dan timbul akibat keterbatasan air bersih, fasilitas sanitasi, dan perilaku higenis.

Pamsimas 2 melengkapi program “Air untuk Semua” yang dikelola Kementerian Pekerjaan Umum, serta program “Sanitasi Total Berbasis Masyarakat” di bawah Kementerian Kesehatan. (A-94/A-26).***

Baca Juga

Jumlah Pengedar Narkoba Anak Meningkat Hingga 300 Persen

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).-Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam mengatakan Sholeh setidaknya dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, jumlah pengedar narkoba anak meningkat hingga 300 persen.

Mabes Polri Benarkan Abraham Samad Resmi Ditahan

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Markas besar Polri membenarkan adanya penahanan terhadap pimpinan nonaktif KPK Abraham Samad di Polda Sulselbar terkait kasus pemalsuan dokumen kependudukan.

Eksekusi Mati

Eksekusi Tahap Ketiga akan Dipersiapkan

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Kejaksaan Agung bersiap-siap untuk melakukan eksekusi mati gelombang tiga. Hanya saja, Kejaksaan Agung memerlukan evaluasi terlebih dahulu sebelum menggelar eksekusi lanjutan.

Badan Penanggulangan Bencana ASEAN Tertarik Program PMI Solo

NASIONAL

SOLO, (PRLM).- Sekitar dua puluh orang orang berseragam warna merah berlogo ASEAN mendatangi Griya Palang Merah Indonesia (PMI) Solo, untuk melihat bagaimana sekitar 50 pasien perempuan sakit jiwa yang dirawat PMI Solo sedang membuat kerajinan tangan dari limbah kertas koran.