Jelang Pilwalkot Banjar

Hingga Hari Kedua Belum Ada Balon Independen Ambil Formulir

POLITIK

BANJAR, (PRLM).- Hingga memasuki hari kedua dibukanya pengambilan formulir pendaftaran bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Banjar dari jalur independen atau perseorangan, belum ada satu pun yang mengambil dokumen pendaftaran. Hingga saat ini ada tiga bakal calon maju dalam Pilwalkot banjar yang berlangsung pada 28 Agustus 2013, yakni pasangan Kolonel (purn) Czi H. Herli Rusli Suyatin, S.IP,MM - Wawan Gunawan, Sm.Ak, H. Maman Suryaman - Wawan Ruswandi, dr. H. Ijun Judasan, Sp.S - R. Mochammad Shodiq.

Sebenarnya pada hari Kamis (2/5/13) pasangan Herli Rusli - Wawan Gunawan dijadwalkan mengambil formulir sekaligus penyerahan berkas dukungan. Hanya saja sekitar pukul 12.30 WIB ketika rombongan bersiap hendak menuju KPU, datang kabar duka bahwa ibunda Herli Rusli, yakni Ny.Mimih Sumarni (84) meninggal dunia. Akibatnya rencana pengambilan formulir berikut penyerahan berkas ditunda, direncanakan bakal dilakukan pada hari Sabtu mendatang.

"Kami sebenarnya sudah bersiap hendak berangkat ke KPU, akan tetapi ibu meninggal. Sebenarnya saya juga sudah punya firasat tidak enak, karena sebelum meninggal almarhum juga belum sepenuhnya seheat setelah beberapa lama sakit," ungkap Herli Rusli, di rumah duka.

Selain pendukung, di rumah duka yang terletak di Kelurahan Cikabuyutan, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman juga tampak calok pasangannya, Wawan Gunawan. Sore itu juga jenasah almarhumah dikebumikan di pemakaman keluarga yang terdapat di wilayah Gunung Tumpeng Banjar.

Kabar meninggalnya ibunda bakal calon dari jalur independen tersebut langsung disampaikan ke KPU Kota Banjar. Beberapa perwakilan dari pasangan calon tersbut langsung bertemu dengan ketua KPU Banjar Nur Rifai. Dengan adanya pemberitahuan tersebut KPU juga sepakat adanya penundaan pengambilan formulir berikut penyerahan berkas dukungan tersebut.

"Kami juga mendadak menerima pemberitahuan mengenai kabar duka tersebut. Kami juga menyerahkan waktu pendaftaran kepada pasangan yang bersangkutan. Sesuai jadwal pengabilan formulir berikut penyerahan berkas dukungan berlangsung hingga tanggal 5 April. Kami juga mengutus perwakilan ke rumah duka," tuturnya.

Nur Rifai menambahkan apabila sesuai dengan infromasi jadawal kehadiran pendaftaran, Herli Rusli - Wawan Gunawan merupakan pasangan pertama yang mengambil formulir serta menyerahkan daftar pendukung. Sesuai dengan aturan, dukungan dari jalur perseorangan minimal 13.067 dukungan yang dibuktikan dengan KTP.

Ketua KPU Banjar yang didampingi Komisioner KPU Sulyanati mengungkapkan bahwa pada hari pencoblosan atau pemungutan suara pilwalkot Banjar sudah ditetapkan sebagai hari yang diliburkan untuk wilayah Banjar. "Gubernur Jawa Barat sudah menyetujui usulan kami bahwa pada saat pencoblosan sebagai hari yang diliburkan," ungkapnya.

Sementara itu untuk bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar dari parpol, hingga saat ini belum ada yang mengumumkan pasangannya. Diperkirakan deklarasi pasangan calon datri partai politik bakal dilakukan menjelang hari pendaftaran.(A-101/A-108)***

Baca Juga

Perjuangan Untuk Demokrasi Harus Terus Dilakukan

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).-Indonesia kini dan pada masa-masa mendatang membutuhkan politisi dan pejabat model Ignatius Joseph Kasimo, atau yang dikenal dengan IJ Kasimo, yang merupakan salah satu tokoh pelopor Kemerdekaan Indonesia.

Bawaslu Temukan Praktik Mahar Politik

POLITIK
JAKARTA, (PRLM).- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukan praktik mahar politik dari sejumlah partai terhadap bakal calon (balon) kepala daerah yang akan ikut serta dalam Pilkada serentak.
 

Pilkada Serentak 2015

Tak Perlu Perppu, Hanya 7 dari 269 Provinsi dan Kab/Kota yang Calon Tunggal

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).- Pakar hukum tata negara Irman Putra Sidin menilai kalau hanya di tujuh daerah yang tunggal, bukan berarti parpol gagal melakukan kaderisasi, melainkan parpol di 7 daerah tersebut yang gagal, karena dari 269 daerah provinsi dan kabupaten/kota hanya 7 daerah yang ada pasangan tung

Persis Haramkan Golput

POLITIK

BANDUNG, (PRLM).- Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) tidak memperbolehkan pengurus dan kader-kadernya untuk bersikap tak memilih atau golput termasuk dalam Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang.