Kabupaten Pangandaran Kekurangan Guru

PANGANDARAN,(PRLM).-Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Pangandaran masih kekurangan guru. Guru yang kini berjumlah 3.000, dianggap masih belum memadai.

Wakil Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ciamis Saprudin mengatakan, untuk sekolah yang ada di 10 kecamatan, jumlah guru tersebut masih jauh dari cukup.

“Jumlah guru yang ada kini di Kabupaten Pangandaran sekitar 3.000. Jelas itu masih kurang,” ucapnya, ketika ditemui seusai upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Lapangan upacara Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Kamis (2/5/2013).

Dikatakan dia, kekurangan guru di setiap sekolah yaitu dua. Guru tersebut rata-rata untuk guru agama dan guru olahraga.

Kekurangan itu dikarenakan belum adanya pengangkatan baru. Juga ada guru yang pensiun. Sedangkan untuk pengangkatan, Saprudin menjelaskan kebijakannya berada di pusat.

Tidak hanya guru. Penjaga sekolah pun masih kurang. Sebab, penjaga sekolah dianggap dia perlu.

“Mungkin saat ini di setiap kecamatan hanya ada satu sekolah yang memiliki penjaga sekolah,” ujarnya.

Lebih lanjut Saprudin mengatakan, secara umum tingkat pendidikan masyarakat Kabupaten Pangandaran hanya menimba ilmu hingga jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Tetapi, ada juga yang mereka melanjutkan pendidikannya hingga S2 dan S3. Namun secara umum hanya sampai SMP,” ujarnya. (A-195/A-107)***

Baca Juga

Redistribusi Guru Dimulai 2018

JAKARTA, (PR).- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memastikan proses redistribusi jumlah guru akan dimulai pada awal tahun 2018.

SISWA kelas XII IPA mengikuti Ujian Sekolah, di SMAN 5 Bandung, Jln. Belitung, Kota Bandung, Senin (17/3/2014). Ujian yang berlangsung hingga Sabtu (22/3/2014) itu, diikuti sebanyak 387 siswa dengan rincian 321 siswa IPA dan 66 siswa dari bidang IPS.*

Nilai USBN dan UN Tak Dipakai untuk SNMPTN dan SBMPTN

JAKARTA, (PR).- Nilai hasil ujian sekolah berstandar nasional (USBN) dan ujian nasional (UN) tidak akan dipakai untuk penerimaan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) dan seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM

Anak Muda, Jangan Golput!

BERGABUNG dengan partai politik adalah pilihan Kamal Nuryadin sejak Juni 2017.

Industri Didorong Dirikan Politeknik

JAKARTA, (PR).- Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi mendorong pihak industri untuk mendirikan dan mengelola politeknik secara mandiri.