Peringatan Hardiknas Kab.Bandung Dipusatkan di SMAN 1 Soreang

PULUHAN pelajar tingkat SMA memberikan penghormatan kepada inspektur upacara, Bupati Bandung Dadang Naser, pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Bandung di SMAN 1 Soreang, Jln. Sindang Wargi, Desa/Kecamatan Soreang, Kabupa
USEP USMAN NASRULLOH/PRLM
PULUHAN pelajar tingkat SMA memberikan penghormatan kepada inspektur upacara, Bupati Bandung Dadang Naser, pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Bandung di SMAN 1 Soreang, Jln. Sindang Wargi, Desa/Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (2/5/2013).*

SOREANG,(PRLM).- Untuk pertama kalinya peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kab. Bandung dilaksanakan di sekolah yakni SMAN 1 Soreang, Kamis (2/5). Bertindak selaku pembina upacara Bupati Bandung H. Dadang M. Naser.

Upacara diikuti Wabup H. Deden Rukman Rumaji, Sekda H. Sofian Nataprawira, Ketua Umum MUI Kab. Bandung H. Anwar Saifuddin Kamil, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) H. Agus Pirman, dan Ketua Persatuan Guru Honorer Indonesia (PGHI) Kab. Bandung Dedi Mulyadi. Upacara juga diikuti ratusan siswa dimeriahkan dengan gelar seni dan kemampuan para siswa.

Menurut Dadang Naser, mutu pendidikan di Kab. Bandung harus terus ditingkatkan. "Meskipun Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kab. Bandung saat ini menempati peringkat pertama di antara kabupaten-kabupaten yang ada di Jawa Barat. Salah satu aspek IPM adalah bidang pendidikan," katanya.

Sebagai keberpihakan kepada bidang pendidikan, kata Dadang Naser, Pemkab Bandung sudah beberapa tahun ini mengalokasikan anggaran Bantuan Operasonal Sekolah (BOS) pendamping BOS pusat. "Bantuan untuk siswa miskin maupun guru honorer juga kami anggarkan," katanya.(A-71/A-107)***

Baca Juga

SD Assalaam Membiasakan Siswa Berinfak

BANDUNG,(PR).- SD Assalaam Jln. Sasakgantung mengadakan program sehari Rp 1.000,- per siswa untuk membiasakan siswa berinfak. Rencananya hasil pengumpulan uang itu untuk bakti sosial kepada panti asuhan yatim dan piatu serta korban banjir di Kab. Bandung.

84 Persen Siswa Pernah Mengalami Kekerasan di Sekolah

JAKARTA, (PR).- Komite III DPD RI mendesak agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mampu menciptakan sistem dan regulasi di lingkungan sekolah agar dapat mencegah dan mengatasi tindak kekerasan seksual di lingkungan anak-anak yang saat ini marak terjadi.