Ketua Umum HLKI, Firman Turmantara:

Pemerintah Lambat Tetapkan Harga BBM

EKONOMI

JAKARTA, (PRLM).- Ketua Umum Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI), Firman Turmantara mengatakan, lamanya keputusan pemerintah dalam menetapkan harga BBM akan memiliki dampak negatif yang merugikan masyarakat.

“Pertama, hal ini akan meresahkan dan menimbulkan ketidakpastian di kalangan konsumen yakni masyarakat luas,” katanya di Jakarta, Rabu.

Selanjutnya, Firman memandang, adanya waktu jeda dalam menunggu kepastian kenaikan harga BBM dapat dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menimbun komoditas tersebut. “Para spekulan akan mengambil risiko untuk melakukan penimbunan. Masa – masa sekarang adalah waktu yang tepat bagi mereka untuk membeli BBM dengan harga yang masih rendah,” katanya.

Menurut Firman, hal tersebut akan diperparah dengan kemungkinan adanya kelangkaan BBM karena maraknya praktik penimbunan. “Saat ini saja kelangkaan sudah terjadi di sejumlah tempat. Bukan tidak mungkin hal itu terjadi karena adanya praktik penimbunan yang memang belum terdeteksi,” katanya.

Ia memandang, semestinya bila memang belum siap untuk mengambil keputusan, pemerintah tidak perlu berwacana mengenai kenaikan BBM. “Sebab, efek psikologis terhadap masyarakat sangat besar. Wacana kenaikan BBM saja sudah menimbulkan dampak yang luar biasa, apalagi wacana ini dilontarkan langsung oleh presiden. Tentu akan lebih berdampak luas,” kata Firman. (A – 207/A-26)***

Baca Juga

Kenaikan Harga BBM, DPR Minta Penjelasan Pemerintah

EKONOMI

JAKARTA, (PRLM).-Dewan Perwakilan Rakyat menyerahkan keputusan penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kepada Pemerintah. Namun, ‎DPR tetap meminta penjelasan dari Pemerintah terkait alasan kenaikan harga BBM yang ditetapkan mulai Sabtu (28/3/2015) ini.

Produksi Padi Jabar Pasti Naik, Belum Tentu Capai Target

EKONOMI

SUBANG, (PRLM).- Target kenaikan produksi padi Jawa Barat tahun 2015 sebanyak 2 juta ton dari tahun sebelumnya, belum tentu bisa tercapai.

Harga Minyak Dunia Kembali Merosot

EKONOMI

NEW YORK, (PRLM).- Harga-harga minyak terus merosot hari Selasa (31/3/2015) sementara para investor menunggu hasil perundingan nuklir Iran yang bisa mendorong minyak mentah Iran membanjiri pasar global yang sudah melimpah.

Jabar Targetkan Capai LPE 6,6% pada 2016

EKONOMI

BANDUNG, (PRLM).-Pemerintah pusat memberi target kenaikan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) 6,6 persen pada 2016 untuk Provinsi Jawa Barat. Angka berada di kisaran target Pemprov Jawa Barat sendiri sebesar 6,3 - 6,9 persen.