Pemerintah Lambat Tetapkan Harga BBM

JAKARTA, (PRLM).- Ketua Umum Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI), Firman Turmantara mengatakan, lamanya keputusan pemerintah dalam menetapkan harga BBM akan memiliki dampak negatif yang merugikan masyarakat.

“Pertama, hal ini akan meresahkan dan menimbulkan ketidakpastian di kalangan konsumen yakni masyarakat luas,” katanya di Jakarta, Rabu.

Selanjutnya, Firman memandang, adanya waktu jeda dalam menunggu kepastian kenaikan harga BBM dapat dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menimbun komoditas tersebut. “Para spekulan akan mengambil risiko untuk melakukan penimbunan. Masa – masa sekarang adalah waktu yang tepat bagi mereka untuk membeli BBM dengan harga yang masih rendah,” katanya.

Menurut Firman, hal tersebut akan diperparah dengan kemungkinan adanya kelangkaan BBM karena maraknya praktik penimbunan. “Saat ini saja kelangkaan sudah terjadi di sejumlah tempat. Bukan tidak mungkin hal itu terjadi karena adanya praktik penimbunan yang memang belum terdeteksi,” katanya.

Ia memandang, semestinya bila memang belum siap untuk mengambil keputusan, pemerintah tidak perlu berwacana mengenai kenaikan BBM. “Sebab, efek psikologis terhadap masyarakat sangat besar. Wacana kenaikan BBM saja sudah menimbulkan dampak yang luar biasa, apalagi wacana ini dilontarkan langsung oleh presiden. Tentu akan lebih berdampak luas,” kata Firman. (A – 207/A-26)***

Baca Juga

Enam Koperasi di Jabar Masuk Daftar Koperasi Bermasalah

BANDUNG, (PR).- Enam koperasi yang berkedudukan di Jawa Barat (Jabar) masuk daftar 12 koperasi yang diawasi dan diwaspadai Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Koperasi-koperasi tersebut diduga melakukan praktik menyimpang.

Potensi Bisnis Media Digital Terbuka Lebar

BANDUNG, (PR).- Dari 157 juta pengguna internet di Indonesia, sekitar 70-80 juta orang belum tergarap. Maksudnya, angka itu merupakan pengguna internet yang belum terpetakan aktivitasnya di dunia maya.

Ini Pentingnya Pengendalian Inflasi

JAKARTA, (PR).- Pemerintah selama beberapa waktu terakhir terus konsen melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan inflasi.

Smartphone Kelas Menengah Kuasai Pasar

JAKARTA, (PR).- Pertumbuhan pasar smartphone di Indonesia meningkat secara keseluruhan sebesar 24 persen. Sementara untuk smartphone kelas menengah mengalami pertumbuhan sebesar 48 persen.