Polres Kuningan Ciduk Pengedar Ganja

JAWA BARAT

KUNINGAN, (PRLM).- Satuan Narkotika dan obat/bahan berbahaya (Narkoba) Kepolisian Resor Kuningan, kini mengamankan tiga orang lelaki warga Kec. Kuningan sebagai tersangka komplotan pemakai dan pengedar ganja.

Ketiga lelaki yang kini mendekam di ruang tahanan Mapolres Kuningan itu, masing-masing berinisial IS alias Jhon (23) warga Lingkungan Kliwon, Kelurahan Purwawinangun, YA alias Phil (25) warga komplek Perumahan Pesona Mutiara Kasturi, dan YS (23) warga Kelurahan Windusengkahan.

Selain itu, Satuan Narkoba Polres Kuningan, juga menemukan dan menyita barang buktinya berupa dua bungkusan daun ganja kering seberat lebih kurang setengah kilo gram. Ketiga tersangka berikut barang buktinya itu, menurut Kepala Kepolisian Resor Kuningan Ajun Komisaris Besar Wahyu Bintono Hari Bawono, yang didampingi Kepala Satuan Narkoba Ajun Komisaris M. Solihin, disergap dan diciduk pihaknya di Jalan Ir. H Juanda dekat rumah sakit Juanda Kuningan, pada Jumat (26/4/2013) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Tidak hanya itu, terkait kasus tersebut Polres Kuningan juga telah memeriksa dan menetapkan status tersangka terhadap tiga orang nara pidana penghuni Lembaga Pemsyarakatan Kuningan, berinisial Fr, ML dan Ab.

Pasalnya, berdasarkan pengakuan tersangka YS serta hasil pengembangan penyelidikan Satuan Narkoba Polres Kuningan, menurut M. Solihin, ketiga narapidana itu, telah terlibat membantu YS memperoleh ganja untuk diedarkan melalui kendali kontak telefon seluler dari lapas.

"Kasus peredaran dan penyalahgunaan ganja melibatkan enam tersangka itu, berhasil kami ungkap atas dasar informasi dari masyarakat yang kami susul dengan langkah penyelidikan," ujar M. Solihin saat menggelar pengungkapan kasus tersebut di Mapolres Kuningan, Selasa (30/4/2013), seraya menyebutkan penyelidikan kasus tersebut telah dilakukan pihanya sejak awal April 2013.

Solihin menuturkan, barang bukti ganja sebanyak itu diperoleh pihaknya dari tersangka IS dan YA, pada saat digerebek di dekat rumah sakit Juanda Kuningan. Dan, kedua tersangka itu mengaku memperoleh ganja tersebut dari tersangka YS.

Sementara itu, tersangka YS yang diciduk menyusul, menurut M. Solihin, mengaku bisa mendapatkan ganja itu dari pengedar dikendalikan oleh tiga orang rekannya yang kini berstatus narapidana tersebut. Namun sejauh ini pelaku pemasok ganja kepada tersangka YS belum terungkap dan masih dalam proses pengembangan penyelidikan Polres Kuningan.(A-91/A-26)***

Baca Juga

Waeriningsih Adukan Suaminya Karena Lakukan KDRT

JAWA BARAT

MAJALENGKA,(PRLM).-Wartiningsih (30) warga Desa Beberan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon mengalami luka lebam dan lecet di beberapa bagian tubuhnya diduga akibat dianiaya oleh suaminya WS warga Desa Jatimapor, Kecamatan Panyingkiran.

Gunung Guntur Paling Rawan Kebakaran

JAWA BARAT

GARUT,(PRLM).- Sejak awal Juni, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah 5 Garut, membantu Posko penanganan kebakaran kawasan. Dari sejumlah titik yang sering terjadi kebakaran, Gunung Guntur berada di lokasi kawasan yang paling rawan.

Debit Air Sungai Citanduy Tinggal 4 Meter Kubik per Detik

JAWA BARAT
Debit Air Sungai Citanduy Tinggal 4 Meter Kubik per Detik

BANJAR,(PRLM).- Musim kemarau yang berlangsung belum genap tiga bulan itu mengakibatkan debit air Sungai Citanduy semakin surut, mulai memasuki masa kritis. Saat ini debit air yang menjadi andalan pengairan ribuan hektar persawahan, hanya tersisi 4 meter kubuk perdetik.

Mantan Ketua KPU Kota Banjar Dituntut 6 Tahun Penjara

JAWA BARAT

BANDUNG, (PRLM).-Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar Nur Rifai, dituntut 6 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Felly Kasol. Selain itu, terdakwa juga diharuskan membayar uang pengganti Rp 250 juta.