Produk Sanksi BK DPR tidak Mengigit

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR Siswono Yudhohusodo mengatakan produk sanksi yang dihasilkan BK DPR dinilai tidak menggigit dan tidak memiliki efek jera. Selama ini produk sanksi BK tidak bisa keluar dari UU No.27/2009 tentang MD3, Peraturan DPR RI No.1/2009 mengenai Tatib, Peraturan DPR RI No.1/2011 tentang Kode Etik, dan Peraturan DPR RI No.2/2011 mengenai Tata Beracara BK.

Untuk itu, BK telah merekomendasikan perbaikan kode etik dan tata beracara BK, agar menghasilkan produk sanksi yang lebih tegas.

Menurut Siswono Yudhohusodo, rekomendasi itu diharapkan segera diproses dan sekarang sudah berada di Badan Legislasi (Baleg). “Memang aturan-aturan yang mengatur sanksi menurut saya terlalu ringan. Tetapi BK tidak bisa keluar dari peraturan yang ada, tandas Siswono. “Kita berharap revisi UU No.27/2009 yang sedang diproses akan memberikan sanksi yang lebih berat,” tegasnya.

Menurut dia, menghukum para politisi itu paling sulit. Mereka itu pandai bicara,berargumen, dan lihai. Apalagi, bila mereka konfiden dan punya back up. Contohnya, menurut aturan BK, anggota yang tidak hadir dalam rapat selama 6 kali berturut-turut sudah bisa dipanggil ke BK untuk diberikan sanksi. Tapi, yang terjadi, mereka membolos 5 kali berturut turut, lalu masuk untuk mengikuti rapat 1 kali, terus membolos lagi selama 5 kali berturut-turut. Ini jadi dilema. (A-109/A-88)***

Baca Juga

Setelah Ledakan Pos Polisi Sarinah, Terjadi Enam Tembakan

NASIONAL
DUA orang tampak tergeletak setelah terjadi ledakan di pos polisi.*
JAKARTA, (PRLM).-  Warga di sekitar Jalan MH Thamrin, tepatnya di depan Gedung Sarinah, Jakarta, mendadak heboh. Sebab terjadi tembak-tembakan di sana.
 

Dalang Ledakan Sarinah Kelompok Suriah dan Abu Jundi

NASIONAL
JAKARTA, (PRLM).- Wakapolri Komjen Pol Budi Gunawan (BG) mengatakan, ledakan di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat merupakan ulah Kelompok Suriah dan Kelompok Abu Jundi.
 

Kecam Teror Bom Sarinah, Buruh Ajak Lawan

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Kelompok buruh tergabung dalam Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) mengecam pelaku ledakan bom yang terjadi di ‎pos polisi dan Starbuck Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis kemarin (14/1/2016).

Gempa 5,4 Skala Richter Guncang Buru Selatan

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, telah terjadi gempa bumi berkekuatan 5,4 skala Richter yang mengguncang wilayah tenggara Buru Selatan, Provinsi Maluku, Minggu (17/1/2016).