Rakyat Mulai Turun ke Jalan Menolak Kenaikan BBM

JAWA BARAT
SEJUMLAH anggota Ormas sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Cabang Karawang berunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di depan Kantor Pemkab Karawang, Senin (29/4). Mereka menilai kenaikan BBM bakal memperberat kehidupan rakyat.*
DODO RIHANTO/PRLM
SEJUMLAH anggota Ormas sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Cabang Karawang berunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di depan Kantor Pemkab Karawang, Senin (29/4). Mereka menilai kenaikan BBM bakal memperberat kehidupan rakyat.*

KARAWANG, (PRLM).- Rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai menuai protes dari sejumlah elemen masyarakat di Kabupaten Karawang. Mereka menilai kebijakan tersebut hanya akan memperberat kehidupan masyarakat.

"Kami dari sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Cabang Karawang menolak kenaikan harga BBM. Kami akan terus menerus menyuarakan penolakan ini dengan cara turun ke jalan," ujar Sekretaris Jenderal Banteng Muda Indonesia (Sekjen BMI), Tomi Rimansyah, saat pasukannya berunjuk rasa di depan gerbang kator Pemkab Karawang, Senin (29/4/13).

Menurut Tomi, dalam aksi tersebut pihaknya menurunkan massa anggota BMI, Taruna Merah Putih, Pemuda Demokrat Indonesia, Baitul Muslimin Indonesia, dan Relawan Perjuangan Demokrasi. Sebelum tiba di depan kantor Pemkab, mereka sempat melakukan long march menyusuri sejumlah jalan protokol di wilayah Karawang Kota.

Di sepanjang jalan yang dilintasi, para pengunjuk rasa terus menerus menyerukan penolakan terhadap rencana kenaikan BBM. Mereka mengajak masyarakat untuk ikut ke dalam barisannya menentang kebijakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (A-106/A_88)***

Baca Juga

Pedagang Mengeluh, Distributor Batasai Jatah Kiriman

JAWA BARAT

GARUT, (PRLM).- Jelang Bulan Ramadan tiba, sejumlah kebutuhan bahan pokok sudah mulai merangkak naik. Tradisi ini memang selalu terjadi ketika menghadapi puasa dan hari raya Idulfitri.

Ketua RW Berharap Ada Perbaikan Data RTS

JAWA BARAT
Ketua RW Berharap Ada Perbaikan Data RTS

SUBANG, (PRLM).- Beberapa Ketua RW di Kelurahan Parung Kecamatan/Kabupaten Subang berharap ada perbaikan data lebih akurat terkait warganya yang masuk dalam Rumah Tangga Sasaran tahun 2015.

Rektor UI Nilai Pengungkapan Kasus Akseyna Lama

JAWA BARAT

DEPOK, (PRLM).- Rektor Universitas Indonesia (UI), Muhammad Anis menilai penyelesaian kasus kematian Akseyna Ahad Dori (18), mahasiswa Jurusan Biologi Fakultas MIPA UI, tergolong lama. Dia mengharapkan polisi bisa segera mengungkap misteri kasus kematian Akseyna.

Warga Keluhkan Penambangan Pasir Sindang Singkir

JAWA BARAT

GARUT, (PRLM).- Meski penambangan pasir galian C ilegal di Kaki Gunung Guntur di Kecamatan Tarogong Kaler, sudah ditutup paksa oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Garut, tetapi kegiatan penambangan di daerah lainnya di Kabupaten Garut masih terus berlanjut.