KPU Kab. Bekasi Akan Lebih Teliti Dalam Lakukan Verifikasi Berkas DCS

CIKARANG, (PRLM).- Untuk megantisipasi adanya bakal calon legislatif (bacaleg) yang mencalonkan dirinya di dua daerah yang berbeda, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bekasi mengaku akan lebih teliti dalam memverifikasi berkas daftar calon sementara (DCS) untuk pemilihan legislatif Kabupaten Bekasi.

Apabila nantinya dalam verifikasi data ditemukan terdapat bacaleg Kabupaten Bekasi yang terbukti mencalonkan dirinya di kota/kabupaten lain, maka KPUD Kabupaten Bekasi akan memberikan pilihan kepada bacaleg tersebut untuk memilih satu daerah pemilihan.

"Hal tersebut tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 7 dan Nomor 13 Tahun 2013 yang menjelaskan bacaleg tidak diperbolehkan mendaftar lebih dari satu, baik partai maupun daerah pemiliha," ungkap Komisioner KPUD Kabupaten Bekasi, Zaki Hilmi, saat dikonfirmasi mengenai dugaan adanya bacaleg dari Kabupaten Bekasi yang mencalonkan juga di daerah lain di Jawa Barat, Minggu (28/4/2013).

Tersiar kabar, terdapat bacaleg di Kabupaten Bekasi yang melakukan dua pendaftaran. Pendaftaran dilakukan dalam satu partai namun berbeda daerah pemilihannya. Terlepas dari itu, bacaleg harus memilih salah satu daerah agar tetap diizinkan mengikuti pemilihan legislatif 2014 mendatang.

Saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Zaki menuturkan, pihaknya belum mengetahui ada bacaleg yang melakukan hal itu. Namun, diakui dia, fenomena bacaleg ganda memang kerap terjadi.

"Jika nantinya ditemukan, maka yang bersangkutan harus memilih salah satu dan tidak diperkenankan mencalonkan ganda. Peraturan KPU sudah jelas kok, tidak boleh mendaftar berbeda partai dan berbeda daerah pemilihan. Kalau nanti ada, kami akan peringatkan untuk memilih salah satu saja," katanya. (A-198/A-89)***

Baca Juga

Biaya Pilkada Serentak 2017 Capai Rp 4,2 Triliun

JAKARTA, (PR).- Besarnya biaya Pilkada yang dikeluarkan dari pajak yang dibayar rakyat, akan terbuang sia-sia jika proses tahapan Pilkada tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya.

KPU Belum Bagikan Bahan Kampanye Pilkada Cimahi

CIMAHI, (PR).- Sepuluh hari setelah masa kampanye dimulai pada 28 Oktober 2016 lalu, sampai saat ini Komisi Pemilihan Umum Kota Cimahi masih belum membagikan bahan peraga kampanye kepada ketiga tim sukses pasangan calon peserta Pilkada Cimahi 2017.

Atty, Cawalkot Cimahi Paling Kaya

CIMAHI, (PR).- Seluruh peserta Pilkada Cimahi 2017 sudah menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Dari enam calon wali kota/wakil wali kota, calon wali kota petahana Atty Suharti diketahui memiliki harta yang paling banyak.