Headlines

“Konser Untuk Indonesia” Ajang Reuni Peserta IMB

HENDRO SUSILO/'PRLM"
HENDRO SUSILO/'PRLM"
PENARI cilik, Sandrina tampil memukai saat unjuk kebolehan “Konser Untuk Indonesia” di Lapangan Brigif, Kota Cimahi, Sabtu (27/4) malam.*

BANDUNG, (PRLM). Paduan berbagai talenta anak bangsa yang memeriahkan “Konser Untuk Indonesia” di Lapangan Brigif, Kota Cimahi, Sabtu (27/4) malam, disambut antusias oleh ribuan orang. Pertunjukan yang menjadi putaran awal grandfinal “Indonesia Mencari Bakat (IMB) Bersama Susu Zee” ini memang menjadi ajang reuni para peserta “IMB” season pertama dan ketiga. Selain itu, sejumlah selebritas ibukota juga turut menyemarakkan acara.

Dua grandfinalis “IMB” tahun ini, penari cilik Sandrina dan pelukis pasir Vina Candrawati, berupaya tampil maksimal supaya bisa memikat hati penonton dan dewan juri. Soimah yang sedianya tampil sebagai juri bersama Deddy Corbuzier, Titi Rajo Bintang, dan Addie MS, rupanya berhalangan hadir. Posisinya yang digantikan oleh penyanyi Memes justru menjadi kejutan bagi suaminya, Addie MS.

Omesh yang menjadi host pun tampil prima dalam membawakan acara dan mengendalikan ribuan penonton supaya tetap tertib dalam menyaksikan pertunjukan. Performa jajaka asal Sukabumi ini mampu diimbangi oleh pembawa acara lainnya, yang sama-sama berdarah Sunda, Chika Jessica. Selama hampir tiga jam, pergelaran ini memberikan hiburan spesial bagi ribuan orang.

Kepiawaian Sandrina dalam menari menjadi salah satu gimmick pertunjukan yang paling ditunggu-tunggu oleh penonton. Gadis cilik kelahiran Bogor, 8 Mei 2001, ini memperagakan tarian ala Bollywood bersama 16 dancer Bollywood Trans Studio Bandung. Gerak lincah dan lenggak-lenggoknya dalam menyintesiskan campuran musik Bollywood berhasil membius ribuan pasang mata. Jika Tari Jaipong menjadi modal awal dirinya lolos “IMB”, maka penggemar berat Inul Daratista ini sekarang berhasil memperkaya bakatnya dengan modern dance dan tarian dari berbagai daerah.

Sementara Vina Candrawati memukai para penonton melalui aksi melukis dengan medium pasir. Perempuan yang lahir dan besar di Bandung ini memainkan pasir di atas kaca menggunakan kedua tangannya sehingga menghasilkan gambar yang menyerupai berbagai landmark Bandung, seperti fly over Pasoepati maupun Gedung Konferensi Asia Afrika. Irama musik Sunda yang dimainkan oleh kelompok tradisi Karinding Attack menimbulkan elegi terhadap karya yang dikreasikan Vina. Ketika Vina melukis, Karinding Attack memainkan lagu “Sahabat” dan “Laskar Pelangi” secara instrumental.

Dibuka oleh si penari api Belda, “Konser Untuk Indonesia” menyuguhkan berbagai kolaborasi menarik. Penyanyi dua wajah Hudson yang merupakan jebolan “IMB” season pertama untuk pertama kalinya menyanyi featuring Abby Gallabby. Bersama kontestan “IMB” season ketiga itu, Hudson menembangkan lagu “Keong Racun”. Demikian pula dengan kontestan “IMB” season ketiga yang lain, Iradut. Mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia ini berkolaborasi dengan penyanyi Jenita Janet, serta penyanyi bersaudara Juwita dan Jelita Bahar. Mereka melantunkan medley dangdut, yang di antaranya memuat lagu “ABG Tua” dan “Sik Asik”.

Ardhy Dwiki dan kelompok dancer Street Pass Junior yang sama-sama tersisih di “IMB” season ketiga beratraksi dengan hiphop dancer cilik Fay Nabila dari “IMB” season pertama. Sementara penyanyi muda Josua Pangaribuan menghibur penonton melalui lagu “Kamu” yang dipopulerkan oleh Coboy Junior.

Setelah beraksi pada Sabtu (27/4) malam, Sandrina dan Vina Candrawati menyambangi para penggemarnya di Car Free Day Dago pada Minggu (28/4) pagi. Malam harinya, mereka kembali tampil di Lapangan Brigif bersama sederet artis ternama. Sebelum terpilih juara “IMB” ketiga pada dua minggu mendatang, Vina dan Sandrina pun bakal kembali beradu kebolehan pada minggu depan (4-5 Mei). (A-203/A-147)***

Facebook Comments Box