Buruh Bakal Terkena Dampak Langsung Kenaikan BBM

BANDUNG, (PRLM).- Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jabar, Roy Jinto Ferianto, mengatakan, bila rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jadi diterapkan, pada akhirnya buruh akan tetap terkena dampaknya.

"Itu berarti perusahaan akan menekan ongkos produksinya, dan sebagai salah satu faktor penyokong produksi, pekerja bisa terkena dampaknya, entah itu melalui pemutusan hubungan kerja atau tingkat daya beli yang semakin berkurang," ujarnya.

Terkait dengan skema dua harga BBM, dia menilai, hal tersebut hanya berpotensi menimbulkan berbagai penyelewan di lapangan, terutama dalam hal potensi penimbunan yang bisa saja terjadi. "Skema tersebut bukan solusi terbaik. Pemerintah perlu berpikir ulang untuk menerapkan skema itu," tuturnya.

Kabar yang berkembang mengenai rencana kenaikan harga BBM melalui skema dua harga adalah, bahwa kebijakan tersebut rencananya akan diimplementasikan setelah Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei usai. Roy Jinto menilai, hal tersebut dengan jelas menunjukkan pemerintah tidak ingin buruh mengusung isu tersebut ketika May Day tiba.

“Dengan jelas hanya menunjukkan bahwa pemerintah tidak ingin buruh yang memperingati May Day mengusung isu kenaikan BBM, karena khawatir menimbulkan isu sosial yang meluas,” ujarnya.

Dia pun mengakui, pada saat May Day tiba, pihaknya tidak mengusung soal harga BBM sebagai isu utama. Isu yang diusung oleh KSPSI, menurutnya, akan lebih konsentrasi pada permasalahan outsourcing, iuran tunjangan hari tua dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), serta penambahan komponen kebutuhan hidup layak (KHL).

“Secara organisasi, belum ada instruksi khusus mengenai persoalan harga BBM. Akan tetapi, pada perkembangannya tidak tertutup kemungkinan, bahwa persoalan tersebut akan menjadi perhatian kami,” ujarnya. (A-204/A-147)***

Baca Juga

OJK Luncurkan Sistem Perizinan Terintegrasi untuk Bancasurrance

JAKARTA, (PR).- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan aplikasi Sistem Elektronik Perizinan dan Registrasi (Sprint) Bancassurance untuk mendukung proses perizinan terintegrasi antara sektor perbankan dan sektor Industri Keuangan Non Bank (IKNB).

Jeruk Arafah, Andalan Baru Pertanian Ciamis

CIAMIS,(PR).- Memanfaatkan lahan bekas kebun karet, warga Desa Margaharja, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis sejak 4 tahun belakangan ini membudidayakan tanaman jeruk.

Indonesia Segera Diguyur Daging Impor

JAKARTA, (PR).- Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan Indonesia akan segera diguyur daging sapi impor dari India. Soalnya, harga daging dipandang masih terus tinggi. Enggartiasto menyarankan agar pengusaha atau pedagang yang masih memiliki stok daging, segera menjual dipasar.

DPR Minta RAPBN 2017 Lebih Realistis

JAKARTA, (PR).- Wakil Ketua Komisi X DPR Sutan Adil Hendra mengatakan, dalam dua tahun pertama pemerintahan presiden Joko Widodo banyak mendapat kritikan dari berbagai kalangan terkait perencanaan anggaran yang amat kedodoran. Ia menilai, RAPBN 2017 yang diajukan Pemerintah, kurang realistis.