Senilai Rp 1,2 Triliun

Ciamis Akan Serahkan Aset yang Jadi Hak Pangandaran

JAWA BARAT

PANGANDARAN, (PRLM).- Aset Kabupaten Ciamis yang ada di Kabupaten Pangandaran berjumlah sekitar Rp 1,2 triliun. Dalam waktu dekat, aset tersebut akan segera diserahkan kepada Kabupaten Pangandaran.

Menurut Kepala Inspektorat Kabupaten Ciamis, Mahmud, aset Kabupaten Pangandaran yang ada di kabupaten induk telah dihitung. Dan, itu akan diserahkan seluruhnya. “Terkait utang piutang dan segala aset yang ada di sini, itu akan segera diserahkan seluruhnya dari kabupaten induk,” ucapnya, Minggu (28/4/2013).

Mahmud menjelaskan, aset yang ada di kabupaten induk milik Kabupaten Pangandaran banyak. Di antaranya aset tanah dan bangunan.

Direncanakan, untuk mengurus segala sesuatunya, juga jika tidak ada perubahan, Penjabat Bupati Kabupaten Pangandaran Endjang Naffandy pada Senin (29/4) akan mendatangi Kementrian Dalam Negeri, di Jakarta. “Saya akan ke Kemendagri untuk mengajukan rancangan peraturan Bupati Pangandaran. Kemudian meminta persetujuannya juga,” unjar Mahmud.

Dikatakan dia, di dalam pengajuan rancangan itu terdapat struktur organisasi dan perangkat kerja Kabupaten Pangandaran.
Sementara, untuk keperluan personel, Kabupaten Ciamis telah menyiapkan sebanyak 4.046 pegawai. Baik itu fungsional, maupun struktural. “Nantinya, itu akan menempati 10 dinas. Di antaranya ada tiga lembaga,” jelasnya.

Diungkapkan, Mahmud, dinas yang nantinya akan ada di Kabupaten Pangandaran dan diisi adalah Dinas Pendidikan dan Olah Raga, Dinas Kesehatan, Dinas Pendapatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kehutanan, Dinas pertanian dan kelautan. “Ada juga Inspektorat, Bappeda. Juga Badan Keluarga Berencana,” ucapnya.

Diharapkan Mahmud, pembentukan itu dapat segera terlaksana. Kemudian, kurang dari satu bulan setelah Jakarta, mendapat persetujuan dari Kemendagri.

Sementara itu, Penjabat Bupati Kabupaten Pangandaran Endjang Naffandy mengaku akan ikut bersama Mahmud ke Kemendagri. “Saya akan ke Kemendagri juga. Tujuan saya, yaitu untuk mengusahakan agar itu segera diproses dan mendapat persetujuan, ucapnya.

Endjang mengaku, jika pengajuan itu mendapat persetujuan cepat, maka organisasi segera terbentuk, dan proses kerja dapat segera terlaksana. (A-195/A-147)***

Baca Juga

Di Indramayu, 20.000 Ha Padi Alami Puso

JAWA BARAT

INDRAMAYU, (PRLM).- Diperkirakan 20.000 hektare tanaman padi di tujuh kecamatan di Kabupaten Indramayu mengalami puso. Sementara 51.000 hektare lagi terancam puso jika hingga pertengahan atau akhir Agustus 2015 tidak ada hujan dan suplai air.

Pemkab Sumedang Lakukan Penanganan Darurat Jatigede

JAWA BARAT

SUMEDANG, (PRLM).- Dikejar jadwal waktu penggenangan Waduk Jatigede tanggal 1 Agustus 2015, Pemkab Sumedang melakukan berbagai langkah antisipasi dengan melakukan penanganan darurat.

Petani Relakan Tanaman Padi untuk Pakan Ternak

JAWA BARAT
BEBERAPA warga Desa Mekarjaya, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka membakar tanaman padi yang mengering di wilayahnya.

MAJALEMNGKA,(PRLM).- Puluhan hektare tanaman padi di Desa Mekarjaya, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka mengering.

TKI Asal Bogor Lolos dari Ancaman Hukuman Mati

JAWA BARAT

JAKARTA, (PRLM).-‎ Rika Mustikawati, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sukaresmi, Tanah Sareal Bogor lolos dari ancaman hukuman mati di Arab Saudi. Rika didakwa melakukan sihir terhadap istri majikannya.