PBB Tunjuk Arbiter Tangani Aktivitas Cina di Laut Cina Selatan

BERLIN, (PRLM).- Satu pengadilan internasional PBB telah menunjuk para arbiter yang diperlukan dalam proses peradilan, terkait permintaan Filipina untuk menghentikan apa yang mereka sebut sebagai aktivitas ilegal Cina di Laut Cina Selatan.

Pengadilan Konvensi PBB Mengenai Hukum Kelautan yang berbasis di Jerman, Jumat (26/4/13) waktu setempat mengatakan, telah memilih lima arbiter untuk proses peradilan itu. Mereka adalah para pakar hukum dari Sri Lanka, Perancis, Jerman, Polandia dan Belanda.

Pada bulan Januari lalu Filipina meminta pengadilan untuk melakukan proses arbitrase terkait sengketa teritorial mereka dengan Cina. Mereka berargumentasi bahwa klaim Cina terhadap hampir semua kawasan di Laut Cina Selatan melanggar konvensi PBB dan kedaulatan Filipina.

Pemerintah Filipina berharap langkah itu akan dapat menggalang dukungan internasional guna menghentikan aktivitas Cina. Namun Cina menolak proposal Filipina itu karena menurut mereka masalah ini seharusnya diselesaikan antara kedua negara. (nhk/A_88)***

Baca Juga

BPK dan JAN Sepekati Pengawasan Pengelolaan Keuangan

KINABALU, (PR).- BPK RI dan Jabatan Audit Negara (JAN) Malaysia telah sukses melakukan pertemuan bilateral di Sabah, bertajuk Pertemuan Rapat Kerja Teknis ke-15, pada Senin 11 April 2016, di Hotel Promenade Kota Kinabalu.

Kampanye Donald Trump Ciptakan Teror di Sekolah

NEW YORK, (PR).- Pelajar perempuan muslim berkerudung dipanggil teroris oleh teman sekolahnya. Anak lelaki bernama Mohammad meminta diganti namanya menjadi Mo, dan para pelajar dari Amerika Latin mendesak orang tuanya membawa mereka pindah ke tempat asal.