PBB Tunjuk Arbiter Tangani Aktivitas Cina di Laut Cina Selatan

LUAR NEGERI

BERLIN, (PRLM).- Satu pengadilan internasional PBB telah menunjuk para arbiter yang diperlukan dalam proses peradilan, terkait permintaan Filipina untuk menghentikan apa yang mereka sebut sebagai aktivitas ilegal Cina di Laut Cina Selatan.

Pengadilan Konvensi PBB Mengenai Hukum Kelautan yang berbasis di Jerman, Jumat (26/4/13) waktu setempat mengatakan, telah memilih lima arbiter untuk proses peradilan itu. Mereka adalah para pakar hukum dari Sri Lanka, Perancis, Jerman, Polandia dan Belanda.

Pada bulan Januari lalu Filipina meminta pengadilan untuk melakukan proses arbitrase terkait sengketa teritorial mereka dengan Cina. Mereka berargumentasi bahwa klaim Cina terhadap hampir semua kawasan di Laut Cina Selatan melanggar konvensi PBB dan kedaulatan Filipina.

Pemerintah Filipina berharap langkah itu akan dapat menggalang dukungan internasional guna menghentikan aktivitas Cina. Namun Cina menolak proposal Filipina itu karena menurut mereka masalah ini seharusnya diselesaikan antara kedua negara. (nhk/A_88)***

Baca Juga

Pilot Utama Germanwings Terkunci di Luar Kokpit Sekembali dari Toilet

LUAR NEGERI

PARIS, (PRLM).- Jaksa Brice Robin dalam jumpa pers di Paris, Prancis mengatakan, ketika kopilot Andreas Lubitz (28) dengan sengaja menurunkan ketinggian pesawat sehingga jatuh di Alpen dan menewaskan semua penumpangnya, pilot utama sedang ke toilet dan saat akan kembali ke ruangan kokpit

Indonesia Prihatin, Situasi di Yaman Memburuk

LUAR NEGERI

SANA'A, (PRLM).- Pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan terhadap situasi di Yaman yang semakin memburuk sejak Kamis dini hari (26/3/2015).

Nigeria Menggelar Pemilihan Umum

LUAR NEGERI

ABUJA, (PRLM).- Warga Nigeria hari Sabtu (28/3/2015) memilih apakah Presiden Goodluck Jonathan atau Muhammadu Buhari yang akan menjadi presiden mereka untuk empat tahun ke depan.

Pemilihan umum hari ini dikatakan sebagai pemilu paling sengit sejak kemerdekaan Nigeria.

Hampir Sejuta Orang Hadiri Prosesi Pemakaman Lee Kuan Yew

LUAR NEGERI

SINGAPURA, (PRLM).- Warga Singapura, Minggu (29/3/2015), memberikan penghormatan terakhir bagi Lee Kuan Yew, bapak pendiri negeri kaya tersebut. Seperti dilaporkan Reuters dan BBC, Minggu (29/3/2015), ratusan ribu orang, termasuk sejumlah kepala negara, hadir dalam upacara pemakaman Lee.