PBB Tunjuk Arbiter Tangani Aktivitas Cina di Laut Cina Selatan

BERLIN, (PRLM).- Satu pengadilan internasional PBB telah menunjuk para arbiter yang diperlukan dalam proses peradilan, terkait permintaan Filipina untuk menghentikan apa yang mereka sebut sebagai aktivitas ilegal Cina di Laut Cina Selatan.

Pengadilan Konvensi PBB Mengenai Hukum Kelautan yang berbasis di Jerman, Jumat (26/4/13) waktu setempat mengatakan, telah memilih lima arbiter untuk proses peradilan itu. Mereka adalah para pakar hukum dari Sri Lanka, Perancis, Jerman, Polandia dan Belanda.

Pada bulan Januari lalu Filipina meminta pengadilan untuk melakukan proses arbitrase terkait sengketa teritorial mereka dengan Cina. Mereka berargumentasi bahwa klaim Cina terhadap hampir semua kawasan di Laut Cina Selatan melanggar konvensi PBB dan kedaulatan Filipina.

Pemerintah Filipina berharap langkah itu akan dapat menggalang dukungan internasional guna menghentikan aktivitas Cina. Namun Cina menolak proposal Filipina itu karena menurut mereka masalah ini seharusnya diselesaikan antara kedua negara. (nhk/A_88)***

Baca Juga

MADONNA tiba di acara Grammy Awards ke-57 di Los Angeles, California.*

Ancam Meledakkan Gedung Putih, Begini Penjelasan Madonna

WASHINGTON, (PR).- Penyanyi pop Madonna menyatakan pernyataan tidak senonoh pada pidatonya dalam aksi Saturday's Women's March yang digelar di Washington DC beberapa waktu lalu. Karena pidatonya tersebut, Madonna mendapatkan banyak kritik di media sosial.

Mengenal Asghar Farhadi, Nomine Oscar yang Dilarang ke AS

ASGHAR Farhadi adalah seorang penulis dan sutradara asal Iran yang saat ini tengah ramai diperbincangkan publik. Karyanya menjadi nomine piala Oscar 2017 u ntuk kategori film berbahasa asing terbaik lewat film ”The Salesman”. 

Kecewa dengan Trump, Kanye West Hapus Tweet

WASHINGTON, (PR).- Kanye West, salah satu selebriti pendukung Donald Trump telah menghapus tweet-nya mengenai pertemuannya tahun lalu dengan dengan Donald Trump yang kemudian terpilih sebagai presiden Amerika Serikat.