Dua PNS Mundur, Pilih Jadi Bakal Calon Legislatif

JAWA BARAT

CIANJUR, (PRLM).- Dua orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Cianjur mundur. Seorang di antaranya lebih memilih keluar dari PNS dan seorang lagi mengajukan pensiun dini.

Kedua PNS tersebut memilih untuk mencalonkan diri sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014. Keduanya adalah Solihin mantan guru yang keseharianya mengajar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pacet dan Hilman Syaukani yang merupakan mantan Kepala Sekolah (Kepsek) Madrasah Tsanawiyah (MTs) Swasta Persatuan Islam (Persis).

Kepala Kementerian Agama Kab. Cianjur, H. Dadang Ramdani membenarkan adanya dua PNS di lingkungan Kemenag Cianjur yang maju sebagai Bacaleg dalam Pileg 2014. Kedua PNS tersebut tidak ada masalah, lantaran keduanya sudah mundur dan tidak melanggar aturan.

"Seorang sudah mundur dari statusnya sebagai PNS dan seorang lagi mengajukan pensiun dini. Keduanya sudah diproses sesuai dengan aturan yang berlaku. Sehingga jika yang bersangkutan maju dalam Pileg tidak ada masalah," kata Dadang, Jumat (26/4/2013).

Pihaknya mengaku sebelumnya telah bertemu dengan keduanya. Dalam pertemuan tersebut disampaikan masukan agar keputusannya mundur agar dipertimbangkan secara masak. "Saya sudah kasih masukan agar dipertimbangkan kembali keputusannya. Ternyata mereka keukeuh atas keputusannya itu. Kita tidak bisa menahan keinginannya, itu hak mereka," tegasnya (B.101/A-147)**

Baca Juga

Hindari Jalur Cianjur-Sukabumi Via Warungkondang, Pekan Ini Diperbaiki

JAWA BARAT

CIANJUR, (PRLM).- Masyarakat yang hendak menuju Cianjur dari arah Sukabumi diimbau tidak melalui jalur utama, Warungkondang. Mulai pekan depan, jalur belasan kilometer itu akan dilakukan perbaikan. Dengan anggaran Rp 12,5 miliar, perbaikan jalan ditaksir akan memakan waktu selama tiga bulan.

Kesal Harga Anjlok, Petani Biarkan Tomat Membusuk

JAWA BARAT
TANAMAN tomat milik petani di Desa Sanghiang, Kecamatan Argapura dibiarkan pemiliknya tidak dipanen karena harga tomat anjlok hingga mencapai Rp 300 per kg. Akibat murahnya harga tomat petani menderita kerugian hingga puluhan juta rupiah.*

MAJALENGKA,(PRLM).- Para petani tomat di Kecamatan Lemahsugih dan Argapura mengeluhkan hancurnya harga yang sudah berbulan-bulan. Akibat hal tersebut mereka menderita kerugian hingga puluhan juta rupiah karena tomat terpaksa tidak dipanen dibiarkan membusuk di pohon.

Rumah Terbakar Renggut Korban Jiwa

JAWA BARAT

SUBANG, (PRLM).- Kebakaran yang terjadi di Desa Dayeuhkolot Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang, Selasa (4/8/2015) pukul 00.15 WIB merenggut satu korban jiwa.

Sejarawan dan Budayawan Sumedang Usulkan Penggantian Nama Bundaran Polres

JAWA BARAT
Sejarawan dan Budayawan Sumedang Usulkan Penggantian Nama Bundaran Polres

SUMEDANG, (PRLM).-Sejarawan dan budayawan Sumedang mulai mengajukan usulan untuk perubahan nama bundaran polres di Kecamatan Sumedang Selatan yang kini masih tahap pembangunan.