Dua PNS Mundur, Pilih Jadi Bakal Calon Legislatif

CIANJUR, (PRLM).- Dua orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Cianjur mundur. Seorang di antaranya lebih memilih keluar dari PNS dan seorang lagi mengajukan pensiun dini.

Kedua PNS tersebut memilih untuk mencalonkan diri sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014. Keduanya adalah Solihin mantan guru yang keseharianya mengajar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pacet dan Hilman Syaukani yang merupakan mantan Kepala Sekolah (Kepsek) Madrasah Tsanawiyah (MTs) Swasta Persatuan Islam (Persis).

Kepala Kementerian Agama Kab. Cianjur, H. Dadang Ramdani membenarkan adanya dua PNS di lingkungan Kemenag Cianjur yang maju sebagai Bacaleg dalam Pileg 2014. Kedua PNS tersebut tidak ada masalah, lantaran keduanya sudah mundur dan tidak melanggar aturan.

"Seorang sudah mundur dari statusnya sebagai PNS dan seorang lagi mengajukan pensiun dini. Keduanya sudah diproses sesuai dengan aturan yang berlaku. Sehingga jika yang bersangkutan maju dalam Pileg tidak ada masalah," kata Dadang, Jumat (26/4/2013).

Pihaknya mengaku sebelumnya telah bertemu dengan keduanya. Dalam pertemuan tersebut disampaikan masukan agar keputusannya mundur agar dipertimbangkan secara masak. "Saya sudah kasih masukan agar dipertimbangkan kembali keputusannya. Ternyata mereka keukeuh atas keputusannya itu. Kita tidak bisa menahan keinginannya, itu hak mereka," tegasnya (B.101/A-147)**

Baca Juga

Warga Terdampak BIJB Diberi Pelatihan Basic Cargo

MAJALENGKA, (PR).- Sebanyak 25 orang lulusan SMK sederajat asal Kecamatan Kertajati, atau yang terdampak oleh Bandara Internasional Kertajati, diberikan pelatihan basic cargo oleh Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia. Hal ini dilakukan agar kelak mereka bisa bekerja di bidang cargo BIJB.

SEJUMLAH  aktivis lingkungan di Kabupaten Karawang menanam bibit mangrove di Pantai Tanjungbaru, Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, 26 Februari 2015 lalu. Kini  mangrove yang ditanam itu dilaporkan mati akibat sering diterjang gelobang pasang air l

30.600 Ha Hutan Mangrove Rusak, Ini yang Bisa Dilakukan

CIKARANG, (PR).- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat, dari 32.000 hektare hutan mangrove yang ada di Jawa Barat, hanya 1.400 hektare yang kondisinya baik. Sebanyak 30.600 hektare sisanya dinyatakan rusak parah.