Headlines
Kependudukan

Belum Terima E-KTP? Lapor ke Ketua RT dan RW

NGAMPRAH, (PRLM).- Warga yang telah lama melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), tetapi belum kunjung menerima keping e-KTP, diharap melapor ke ketua RT dan RW, atau kecamatan setempat. Pasalnya, terdapat beberapa kemungkinan penyebab e-KTP belum tersalurkan.

Camat Ngamprah, Kusnindar mengungkapkan, beberapa kemungkinan e-KTP belum tersalurkan, di antaranya yaitu ketidaksamaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) antara database server dengan kartu keluarga. "Bisa pula, warga tersebut tidak terdata di catatan RT dan RW," ucap Kusnindar saat dihubungi di Padalarang, Kab. Bandung Barat, Kamis (25/4/2013).

Ketika warga melapor ke kecamatan, ucap Kusnindar, pihaknya bisa membantu memberikan solusi kemungkinan penyebab penyaluran e-KTP tersendat. Jika terjadi ketidaksesuaian NIK kartu keluarga dengan database server, pihaknya mengimbau kepada warga bersangkutan agar membuat kartu keluarga baru.

Mengenai persoalan warga tidak terdata pada catatan RT atau RW, Ia menuturkan, bisa terjadi kepada warga yang pindah, atau bekerja di luar daerah. "Untuk memastikan, lebih baik warga melapor ke ketua RT atau RW," tuturnya.

Ia mengungkapkan, dari 111.950 wajib e-KTP, perekaman telah mencapai 87.745 orang. Dari jumlah penduduk yang telah melakukan perekaman, telah tercetak 72.225 e-KTP. Sedangkan sisanya, pihak kecataman belum menerima pendistribusian keping e-KTP dari pemerintah pusat.

Dihubungi terpisah, Camat Cipongkor, Zaini Dahlan menuturkan, hal serupa terjadi di Cipongkor. Dari sejumlah 80 ribu wajib e-KTP, perekaman sudah mencapai 47 ribu warga. Untuk wajib e-KTP yang telah melakukan perekaman, baru 39 ribu yang telah menerima keping e-KTP. (A-206/A-88)***

×