Pemkab Kuningan Bertahan Tidak Mengabulkan Dum Kendaraan Dinas

JAWA BARAT

KUNINGAN, (PRLM).-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan, sementara ini bertahan untuk tidak mengabulkan permohonan dum kendaraan invetaris dinas.

Pasalnya, kebutuhan kendaran untuk inventaris dinas para pejabat pun, saat ini belum bisa terpenuhi dan kendaraan-kendaraan dinas milik Pemkab Kuningan yang ada saat ini, dinilai masih cukup layak dipergnakan untuk menunjang operasional kegiatan pemerintah.

Kepala Bidang Aset pada Badan Pengelolaan Keungan dan Aset Daerah (BPKAD) Kab. Kuningan Edi Supriadi, saat ditemui "PRLM" di ruang kerjanya Kamis (25/4/2013) menyebutkan, akhir-akhir ini pihaknya banyak menerima usulan dum kendaraan dinas dari pejabat dan PNS pemegang mobil invetaris dinas yang hendak pensiun.

"Permohonan dum kendaraan dinas itu, kebanyakan disampaikan kepada kami secara lisan. Ada juga yang disertai permohonan secara tertulis," kata Edi Supriadi.

Namun, karena alasan tersebut tadi, menurut Adi Supriadi, pihaknya sementara ini masih terus bertahan untuk tidak mengabulkan permohonan dum tersebut.

Ia menerangkan, kalau dilihat dari umur pakainya, di antara mobil-mobil dinas milik Pemkab Kuningan yang ada saat ini, memang ada beberap unit yang sudah memenuhi syarat untuk di dum atau dijual sebagai barang bekas.

Akan tetapi, secara teknis kondisi kendaraan atau mobil dinas yang bersangkutan, sejauh ini masih mampu dipergunakan untuk menunjang kegiatan kedinasan.

Termasuk mobil inventaris dinas pegangannya, Suzuki Carry keluaran tahun 1996, menurut Edi Supriadi, hingga saat ini masih terbilang cukup mampu dipergunakan untuk mendukung keperluan kedinasan.

Ia menyebutkan, kendaraan dinas milik Pemkab Kuningan yang ada saat ini terdatara ada 350 unit mobil, dan sekitar 2.000 unit sepeda motor, termasuk sepeda motor invetaris para kepala desa. Mobil dan sepeda motor dinas sebanyak itu, sebagian besar berumur pakai di bawah 10 tahun, dan yang paling tua mencapai umur pakai belasan tahun.(A-91/A-89)***

Baca Juga

Lahan Kritis Masih Tinggi, Hutbun Berdayakan PKSM

JAWA BARAT

CIANJUR,(PRLM).- Penanganan lahan kritis di Kabupaten Cianjur tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah saja, tapi harus melibatkan semua unsur masyarakat. Kalau tidak dilakukan, niscaya lahan kritis tidak akan tuntas dan justru akan bertambah.

Polsek Sumberjaya Ciduk Pengedar Judi Togel

JAWA BARAT

MAJALENGKA, (PRLM).- Ratimu bin Jasin (36), warga Blok Mojok, Desa Panjalin Kidul, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka ditangkap pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Sumberjaya, Kabupaten Majalengka karena diduga sebagai pengedar kupon judi togel, Sabtu (21/3/2015).

Dinsosnakertrans Akan Memeriksa Dokumen Tenaga Kerja Asing

JAWA BARAT

SUMEDANG, (PRLM).-Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kab. Sumedang akan melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen tenaga kerja asing di semua perusahaan di wilayah Kabupaten Sumedang.

Akibat Hantaman Gelombang Pasang

40 Persen Tanaman Mangrove di Tanjungbaru Rusak

JAWA BARAT
DODO RIHANTO/PRLM

KARAWANG, (PRLM).- Empatpuluh persen dari 230 ribu bibit mangrove yang ditanam satu bulan silam di Pantai Tanjungbaru, Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, saat ini dalam kondisi rusak. Tanaman penahan abrasi tersebut hancur dihantam gelombang pasang.