Cawabup Bandung Barat Ikut Daftar Calon Anggota Legislatif

NGAMPRAH, (PRLM).- Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bandung Barat nomor 3, Agus Yasmin tak ketinggalan ikut mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg). Berdasarkan situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU), www.kpu.go.id, Agus terdaftar sebagai caleg di DPR RI untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Jawa Barat, yakni Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.

Pencalonan Agus sebagai anggota legislatif itu menambah deretan nama-nama Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat setelah Aep Nurdin dari PKS dan Samsul Maarif dari PPP yang mendaftarkan diri sebagai caleg.

Berbeda dengan Aep dan Samsul di mana pencalonan keduanya diusung partai yang sama baik pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Bandung Barat maupun di Pmeilihan Legislatif (Pileg), Agus Yasmin diusung partai yang berbeda. Dalam Pileg 2014, Agus yang berpasangan dengan Calon Bupati Bandung Barat nomor 3, Djamu Kertabudi itu diusung Partai Nasdem, sementara di Pilbup oleh Partai Hanura dan Gerindra.

Sekretaris DPW Partai Nasdem Jawa Barat, Agus Suparman saat dihubungi PR, Kamis (25/4) membenarkan pencalonan Agus Yasmin ke DPR RI oleh partai tersebut. Pencalonan Agus Yasmin, menurut dia, sesuai dengan instruksi pusat dengan melihatnya sebagai tokoh berpengaruh di Jawa Barat.

“Selain mencalonkan para kader partai di Pileg, kami juga mencalonkan tokoh-tokoh lain di luar partai yang dinilai berpengaruh di Jawa Barat. Pencalonan Agus Yasmin di Pileg, diharapkan bisa mendongkrak suara untuk Nasdem,” katanya.

Agus Yasmin tak menampik pencalonannya ke DPR RI dari Partai Nasdem itu. Meski diusung partai yang berbeda dengan partai pengusungnya di Pilbup, dia tak begitu mempersoalkannya lantaran melihat potensi suara yang ada.

“Kalau ada dukungan di Pileg kenapa tidak? Tapi yang jelas, saat ini saya fokus di Pilbup. Untuk Pileg itu masih panjang, jadi belum terlalu dipikirkan,” ujar mantan kader Partai Golkar itu.

Dengan strategi dari mesin parpol pengusungnya, Agus mengaku optimistis bakal memenangi Pilbup Bandung Barat 19 Mei nanti. Soal ada pandangan dari beberapa pihak yang menilainya pesimistis lantaran ikut nyaleg, menurut dia, itu hanya alasan dari lawan politiknya yang takut kalah bersaing.

Pengamat Politik Bandung Barat yang juga Wakil Sekretaris KNPI Jabar, Holid Nurjamil tak mempersoalkan pengusungan Agus Yasmin di Pileg oleh partai yang berbeda dengan yang mengusungnya di Pilbup Bandung Barat. “Namun ketika calon kepala daerah mencalonkan juga di Pileg, orang awam akan menilai dia haus kekuasaan meskipun secara aturan itu dibolehkan,” tuturnya. (A-192/A-147)***

Baca Juga

Ultra Nasionalis Muncul Karena Kekecewaan pada Eksekutif

JAKARTA, (PR).- Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengingatkan kembali akan pentingya penguatan lembaga perwakilan seperti DPR. Jika tidak maka DPR hanya akan menjadi tukang stempel dari setiap apapun keinginan eksekutif karena memang pada dasarnya setiap kekuasaan memiliki tujuan tersebut.

Pengangkatan Staf Khusus Baru Presiden Dipertanyakan

JAKARTA, (PR).- Mengangkat staf khusus presiden memang menjadi hak prerogatif presiden dan tidak ada aturan dan lega formal yang dilanggar dengan mengangkat dua staf khusus presiden, Gories Mere yang dikenal sebagai mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Diaz Hendropriyono yang sangat a

SEJUMLAH mahasiswa membentangkan poster saat acara  Sosialisasi Pemilu 2014 di area Car Free Day Dago, Jln. Ir. Juanda, Kota Bandung, Minggu (22/3/2014). Acara yang digelar kerjasama antara Universitas Padjadjaran dengan Komisi Pemberantasan Korupsi terse

Jangan Buru-buru Ganti Sistem Pemilu

JAKARTA, (PR).- Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mengatakan, hendaknya tidak terburu-buru mengganti sistem pemilu dengan sistem proporsional tertutup.