Headlines

Permainan Tetris Bisa Mengatasi Amblyopia

MONTREAL, (PRLM).- Dokter di Kanada mengatakan telah menemukan cara kreatif untuk mengobati penyakit mata malas atau amblyopia dengan menganjurkan para pengidapnya bermain game tetris.

Tim dari Universitas McGill menemukan bahwa permainan game populer ini bisa melatih kedua mata untuk bisa bekerja sama.

Dalam sebuah kajian kecil yang melibatkan 18 orang dewasa menunjukan bahwa metode latihan dengan menggunakan permainan tetris bekerja lebih baik ketimbang cara konvensional yang selama ini dilakukan. Cara lama mengharuskan salah satu mata yang menderita amblyopia berlatih keras mengikuti kerja mata normal.

Para peneliti berkeinginan untuk melakukan uji coba apakah metode ini bisa menjadi cara yang tepat untuk mengobati amblyopia pada anak-anak.

Penelitian yang dilakukan di Inggris memperkirakan kasus amblyopia terjadi pada satu dari 50 anak.

Kasus amblyopia terjadi ketika salah satu dari mata yang ada tidak berkembang dengan baik dan penderita harus menyipitkan mata karena tidak bisa melihat ke arah yang sama. Tanpa pengobatan yang tepat maka penderita bisa mengalami kehilangan penglihatan secara permanen.

Dalam pengobatan konvensional, biasanya dokter akan meminta penderita menutup matanya yang normal dengan tambalan khusus dan memaksa mata yang mengalami gangguan amblyopia untuk bekerja.

Penderita biasanya harus menggunakan tambalan itu hampir sepanjang hari dan metode ini dilakukan lebih dari sebulan sehingga membuat penderita tidak nyaman dan frustasi.

Sementara cara baru dilakukan dengan meminta penderita menggunakan kacamata video khusus yang dirancang khusus dalam penelitian ini.

Sembilan sukarelawan penderita amblyopia saat penelitian menggunakan kacamata khusus selama empat jam sehari selama dua minggu saat mereka bermain tetris.

Dan kacamata memungkinkan mata yang mengalami gangguan dan normal bekerja bersama sebagai sebuah tim.

Para peneliti mengatakan pengobatan dengan metode baru ini menunjukan hasil yang lebih baik ketimbang pengobatan konvensional.(bbc/A-147)***

Komentari di Facebook !