Marak Penjualan Produk Kosmetik Berbahaya Lewat Daring

CIANJUR, (PRLM).- Maraknya penjualan melalui media daring (online) produk kosmetika berbahaya membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cianjur mulai memperketat pengawasan penjualan produk-produk tersebut.

"Kami mulai dapat pengaduan mengenai produk kosmetik yang justru merusak wajah dan tidak sesuai janji dalam produk tersebut. Kami duga produk kosmetik dengan kandungan merkuri yang melebihi batas. Biasanya dijual melalui online (daring)," ucap Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Cianjur, Yudi Adhi Nugroho kepada "PRLM", Selasa (23/4/13).

Dengan banyaknya pengaduan, kata Yudi, Diperindag mulai memperketat. Tidak hanya kosmetik, tapi juga pada produk makanan atau minuman yang dijual di toko, warung, atau kios.

Lebih lanjut Yudi mengatakan penjualan secara daring yang rata-rata menawarkan produk kosmetik itu, memang minim pengawasan.

"Memang kita belum menyentuh pengawasan penjualan produk-produk secara online (daring). Kita baru sebatas mengawasi peredaran produk-produk yang dijual secara kasat mata di warung, kios, atau toko.," tuturnya. (A-186/A_88)***

Baca Juga

Laba BTN Naik 25,40 Persen

JAKARTA, (PR).- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mencatatkan kinerja keuangan semester I 2016 dengan peningkatan laba bersih sebesar 25,40% menjadi Rp 1,042 triliun dari Rp 850 miliar pada periode sama tahun sebelumnya.

Impor Jeroan Akan melambungkan Harga Daging Sapi

JAKARTA, (PR).- Rencana pemerintah pusat yang akan mengimpor jeroan sapi dikhawatirkan akan membuat harga daging sapi lebih tinggi. Pemerintah diminta berhati-hati dalam menggulirkan kebijakan tersebut agar sesuai dengan kebutuhan pasar.

Stop Pencurian Listrik, PLN Luncurkan SPLU

JAKARTA, (PR).- Sebuah terobosan baru diluncurkan guna menekan pencurian listrik yang biasa dilakukan dengan cara mencantol atau cara lainnya.