Marak Penjualan Produk Kosmetik Berbahaya Lewat Daring

CIANJUR, (PRLM).- Maraknya penjualan melalui media daring (online) produk kosmetika berbahaya membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cianjur mulai memperketat pengawasan penjualan produk-produk tersebut.

"Kami mulai dapat pengaduan mengenai produk kosmetik yang justru merusak wajah dan tidak sesuai janji dalam produk tersebut. Kami duga produk kosmetik dengan kandungan merkuri yang melebihi batas. Biasanya dijual melalui online (daring)," ucap Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Cianjur, Yudi Adhi Nugroho kepada "PRLM", Selasa (23/4/13).

Dengan banyaknya pengaduan, kata Yudi, Diperindag mulai memperketat. Tidak hanya kosmetik, tapi juga pada produk makanan atau minuman yang dijual di toko, warung, atau kios.

Lebih lanjut Yudi mengatakan penjualan secara daring yang rata-rata menawarkan produk kosmetik itu, memang minim pengawasan.

"Memang kita belum menyentuh pengawasan penjualan produk-produk secara online (daring). Kita baru sebatas mengawasi peredaran produk-produk yang dijual secara kasat mata di warung, kios, atau toko.," tuturnya. (A-186/A_88)***

Baca Juga

Kospin Jasa, Satu-satunya Koperasi Penyalur KUR

DENPASAR, (PR).- Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengapresiasi Kospin Jasa yang telah berkembang hingga dipercayakan pemerintah untuk menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) kepada pelaku KUMKM.

Cikarang Tegal Pacing Development Project Mulai Alirkan Gas

CIKARANG, (PR).- Cikarang Tegal Pacing Development Project (CTDP) yang dioperatori PT Pertamina EP, terhitung sejak 26 Februari 2017 mulai mengalirkan gas (gas in) ke fasilitas produksi utama atau Block Station Pondok Makmur Bekasi.

Vakum 62 Tahun, Kongres Koperasi Akan Kembali Digelar

BANDUNG, (PR).- Kongres Koperasi akan kembali digelar setelah 62 tahun vakum sejak kongres pertama pada 1947 dan 1953. Dengan digelarnya kembali Kongres Koperasi ini, dia berharap dapat membangunkan kembali semangat membangun perkoperasian Indonesia.

Pembentukan Holding Terganjal Proses Politik

JAKARTA, (PR).- Rencana Menteri BUMN Rini Soemarno untuk membentuk holding di beberapa sektor, termasuk energi, tidak bisa terwujud segera. Pasalnya, pembentukan holding tersebut masih terkendala proses politik yang alot di DPR.