Sebagian Menerima Pekan Lalu

Dana Sertifikasi November-Desember 2012 Belum Cair Juga

PENDIDIKAN

MAJALENGKA, (PRLM).- Sejumlah Kepala Sekolah dan guru Sekolah Dasar di Majalengka mempertanyakan belum cairnya dana sertifikasi tahun 2012 selama bulan November dan Desember, termasuk dana sertifikasi tahun 2013. Padahal, guru lainnya sudah menerima dana tersebut sejak Kamis (18/4/13) lalu.

Beberapa kepala sekolah dan sebagian guru awalnya menduga dana sertifkasi tersebut bakal cair secara bersamaan dengan guru lainnya yang lebih dulu cair, karena pemberitahuan dari pemerintah menyebutkan dana akan cair seluruhnya. Namun begitu dilihat di rekening tabungan dan ATM ternyata masih kosong.

“Yang lain sudah cair, tapi beberapa kepala sekolah termasuk saya, ternyata dilihat di rekening belum ada,” ungkap salah seorang kepala sekolah di Kecamatan Maja, Senin (22/4/13).

Hal senada disampaikan guru SD di Kecamatan Majalengka yang dana sertifikasinya belum turun, sedangkan guru lain di sekolahnya telah mencairkan uang sertifikasinya.

“Di sekolah saya tinggal dua orang yang belum menerima sertifikasi untuk tiga bulan ini, enam guru lainnya sudah,” ungkap salah seorang guru.

Lain lagi dengan Memed, Kepala SD Nunuk dia justru mengaku belum mengecek apakah dana sertifikasinya sudah masuk rekening atau belum. “Saya belum ngecek jadi saya belum tahu apakah ada atau belum,” ungkapnya.

Hanya menurut beberapa guru dan kepala sekolah dan sertifikasi yang belum turun tersebut tidak hanya bulan januari hingga Maret tahun 2013 namun juga bulan November dan Desember tahun 2012. Untuk tahun 2012 hampir seluruh guru belum menerimanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka H.Sanwasi disertai Kasubag keuangan Hj.Lili membenarkan masih adanya sejumlah guru yang belum menerima sertifikasi tahun 2013. Karena pencairan dana tersebut disesuaikan dengan tutrunya SK dari Pemerintah Pusat demikian juga dana sertifikasi tahun 2012.

“Jumlah guru dan kepala sekolah yang belum cair itu mencapai 700 orang, namun sebanyak 390 diantaranya SK nya kini sudah turun sehingga dalam waktu dekat dananya sudah bisa dicairkan. Kita ini segera memproses pencairan sesuai SK yang ada agar tidak terlambat yang lainnya,” ungkap Sanwasi. (C-28/A_88)***

Baca Juga

Sekolah "Master" Tembus ke Berbagai Daerah

PENDIDIKAN

DEPOK, (PRLM).- Hidup dari kecil di lingkungan terminal dan pasar membuat Rohim (42) akhirnya mendirikan sekolah khusus anak-anak jalanan dan kaum tak mampu bernama sekolah "Master", Masjid Terminal. Kini jaringan sekolah "Master" sudah sampai ke berbagai daerah termasuk Bandung.

Marching Band SD Banjarsari Raih Berbagai Prestasi

PENDIDIKAN
ANWAR EFFENDI/PRLM

'Udunan' Membangun Masjid di SMPN 1 Cimahi

PENDIDIKAN

CIMAHI, (PRLM).- Demi menunjang kegiatan ibadah di sekolah, dimotori para alumni dan siswa, serta pengajar SMPN 1 Cimahi 'udunan' melaksanakan pembangunan masjid yang diawali dengan peletakan batu pertama pembangunan masjid dan aula SMPN 1 Cimahi di Jln. Rd.

Minim, Bantuan untuk Guru PAUD

PENDIDIKAN

SOREANG,(PRLM).- Jumlah lembaga Pendidikan Aanak Usia Dini (PAUD) non formal di Kab. Bandung amat besar mencapai 1.400 buah. Sedangkan jumlah guru PAUD non formal sampai 2.775 orang dengan bantuan dari pemerintah yang masih minim.