Headlines

Tiga Parpol Daftar Caleg DPR RI

JAKARTA,(PRLM).- Bertepatan dengan perayaan Hari Kartini, sejumlah partai politik penghuni Senayan mendaftarkan calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI, di Gedung KPU, Jakarta, Minggu (21/3).

Partai Golkar, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Demokrat menyerahkan daftar calon sementara (DCS) sebanyak 560 orang.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Idrus Marham mengatakan, alasan Golkar menyerahkan DCS bertepatan dengan Hari Kartini lantaran Partai Golkar sangat menghormati aspirasi para bakal caleg perempuan partai itu.

"Alasan kami menyerahkan DCS hari ini karena ibu-ibu Partai Golkar protes kepada bapak Aburizal Bakrie, dan minta diserahkan pada 21 April. Kami menghormati permintaan itu, karena merupakan bagian integral Partai Golkar terhadap perjuangan Kartini," kata Idus sesuai menyerahkan DCS di Gedung KPU, Minggu (21/4).

Idrus mengungkapkan, dari 560 bakal caleg Partai Golkar yang didaftarkan, 36,7 persen di antaranya adalah perempuan, sedangkan untuk bakal caleg laki-laki sekitar 63,3 persen.

Dengan jumlah tersebut, partai berlambang beringin itu kemudian menargetkan perolehan suara 30 hingga 35 persen, atau sekitar 198 kursi pada Pemilu 2014.

"Bakal caleg perempuan 202 orang, sedangkan dari kaum muda 216 orang. Lulusan SLTA 68 orang, S1 247 orang, S2 201 orang atau 36 persen.

Dia menambahkan, dari 106 anggota DPR yang saat ini menjabat, 14 di antaranya tidak dicalonkan kembali. Itu karena, kata dia, beberapa orang itu memang tidak mau dicalonkan kembali, ada yang memiliki program lain, atau ada ditempatkan di organisasi lain yang masih berhubungan dengan partai.

Sedangkan dari kalangan artis, Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan, hanya ada empat nama yang dicalonkan. Dia pun menyatakan partai identik dengan warna kuning itu kedatangan seorang bakal caleg baru dari kalangan artis.

"Soal bakal caleg artis, yang baru ada Charles Bonar Sirait. Yang incumbent saya (Nurul Arifin), Tantowi Yahya, dan Tety Kadi," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto dan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo datang ke Gedung KPU untuk mendaftarkan caleg Partai Hanura.

Wiranto mengungkapkan dari 90 persen DCS yang diserahkan Hanura semuanya menyandang gelar sarjana dan 10 persen lulusan SMA.

"Tingkat SLTA 10 persen, sarjana 90 persen sarjana. Tingkat D3 (sarjana muda) 5 persen, Strata 1 40 persen, Strata 2 28 persen, Strata 3 9 persen. Jadi wakil rakyat harus mengetahui keinginan masyarakat. Makanya harus berpendidikan," ujar Wiranto.

Menurut Wiranto, sebelum meloloskan 560 DCS, pihaknya sempat menyeleksi Bacaleg sebanyak 1656 pendaftar. Dari 560 itu, kata dia, terdiri caleg pria sebanyak 361 orang, dan caleg perempuan 199 orang. Dengan jumlah tersebut, maka keterwakilan perempuan mencapai 36 persen.

Wiranto meyakini pemilihan bakal caleg Partai Hanura sudah melalui seleksi sangat ketat. Dia mengatakan Partai Hanura menekankan pada kualitas, moralitas, integritas dan kompetensi mereka buat menjadi caleg.

"Partai Hanura telah memenuhi ketetapan dan kehendak peraturan pemilu. Hari ini, Partai Hanura menyerahkan daftar bakal calon legislatif, setelah melalui proses panjang," katanya.

Dengan demikian ia pun optimis, pada Pemilu 2014 partainya bakal masuk posisi tiga besar. Dia mengatakan, pernyataan itu dilontarkan lantaran sudah berdasarkan penilaian yang matang.

"Target memang tidak bisa diramal lewat matematis. Paling tidak kami masuk 3 besar. Itu hasil akumulasi jumlah kursi di DPR, kami berharap masuk 3 besar. Ini bukan pernyataan asal-asalan. Ini berdasarkan evaluasi yang cukup rasional dari hasil survei dan kompetensi caleg kita," katanya.

Di tempat yang Partai Demokrat pun turut mendaftarkan DCS-nya pada Minggu (21/4). Setelah selesai menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Bali beberapa wakti lalu, Partai Demokrat tak membutuhkan waktu lama untuk mendaftarkan calegnya ke KPU.

Penyerahan berkas DCS ke KPU dihadiri sejumlah petinggi PD diantaranya Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan, Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Sekretaris Majelis Tinggi PD Jero Wacik, etua Dewan Pembina Partai Demokrat sekaligus Menteri Perhubungan E.E. Mangindaan, Wakil Ketua Umum DPP, Nurhayati Ali Assegaf serta Andi Nurpati.

"Hari ini (Minggu) kami serahkan daftar caleg sementara sebanyak 560 orang. Ada 206 caleg perempuan dari Partai Demokrat (37 persen). Terima kasih atas dukungannya," kata Syarief.

Syarief pun mengumbar janji Partai Demokrat bakal bekerja lebih keras lagi buat Pemilu 2014. Menurut dia, Partai Demokrat telah menjaring bakal caleg yang dapat menyalurkan aspirasi masyarakat.

"Saya mohon restu dan kami meyakini PD akan lebih kerja keras demi pembangunan. Kami akan tingkatkan kesejahteraan rakyat. Kami akan perjuangkan Indonesia masuk G 20," ujarnya.

Saat disinggung soal target kursi, Syarief mengatakan Partai Demokrat membidik jumlah kursi di DPR minimal sama dengan Pemilu 2009. Dia melanjutkan, dari 148 kader Partai Demokrat yang duduk sebagai anggota DPR, ada 133 yang dicalonkan kembali.

Dari DCS yang diserahkan ke KPU Partai Demokrat mengaku kembali mencalonkan Ibas. Putra bungsu Presiden SBY yang menyatakan mundur dari legislatif periode 2009-2014 ini mengaku pencalonannya sepenuhnya kewenangan partai.

"Hari ini saya sebagai kader Partai Demokrat kembali dipercaya oleh institusi yang membesarkan saya, untuk kembali dicalonkan sebagai calon anggota DPR. Insya Allah hal itu akan saya wujudkan, dan saya akan berbuat yang terbaik terhadap masyarakat," katanya.

Menantu Menteri Perekonomian, Hatta Rajasa, itu membela diri soal pencalonan kembali dia sebagai anggota DPR. Dia mengatakan, pengunduran dirinya sebagai anggota dewan beberapa waktu lalu lantaran kondisi partai goyah.

"Kondisi yang mengharuskan saya keluar dari DPR, untuk membenahi sekaligus juga bekerja keras membangun Partai Demokrat, yang saat itu terguncang berbagai isu dan masalah," ujar Ibas.

Hal senada dikatakan Syarief Hasan. Dia mengatakan, alasan pencalonan kembali Ibas sebab dia potensial dalam menjaring suara.

"Sekjen kami (Ibas) peraih suara terbanyak pada Pemilu 2009. Doakan kami agar Ibas bisa meraih suara terbanyak lagi. Kalau dia tidak daftar jadi caleg, pemilihnya bisa marah," ucapnya. (A-194/A-89)***