4.407 Guru Majalengka Ramai-ramai Tarik Rapel Dana Sertifikasi

MAJALENGKA, (PRLM).- Pemerintah Kabupaten Majalengka mencairkan dana sertifikasi untuk 4.407 orang guru yang bertugas di Kabupaten Majalengka yang sudah bersertifikasi dengan nilai anggaran mencapai sebesar Rp. 41.788.705.900., Kamis (18/4/13).
Pencairan dana sertifikasi untuk tahun 2013 ini adalah kabupaten pertama di wilayah III Cirebon.

Pencairan dana sertifikasi tersebut dikirim langsung melakui rekening bank masing-masing. Tak pelak seluruh Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Bjb di Majalengka pada siang hari sekitar pukul 14.00 WIB kosong disedot para guru yang segera menarik dana masing-masing.

Petugas bankpun akhirnya segera mengisi seluruh ATM. Sebagian guru yang tidak mengambil di ATM datang langsung mengambil uangnya di bank hingga kondisi bank penuh sesak.

Menurut keterangan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H.Sanwasi pencairan dana sertifikasi tersebut adalah tunjangan untuk bulan Januari hingga Maret 2013.

“Tunjangan profesi yang dicairkan kali ini untuk tiga bulan terhitung bulan Januari hingga Maret . Total dana yang kita keluarkan mencapai. 41.788.705.900 untuk 4.407 orang guru dari mulai jenjang TK hingga guru SLTA yang sudah mengantongi sertifikat,” ungkap Sanwasi. (C-28/A_88)***

Baca Juga

Redistribusi Guru Dimulai 2018

JAKARTA, (PR).- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memastikan proses redistribusi jumlah guru akan dimulai pada awal tahun 2018.

SISWA kelas XII IPA mengikuti Ujian Sekolah, di SMAN 5 Bandung, Jln. Belitung, Kota Bandung, Senin (17/3/2014). Ujian yang berlangsung hingga Sabtu (22/3/2014) itu, diikuti sebanyak 387 siswa dengan rincian 321 siswa IPA dan 66 siswa dari bidang IPS.*

Nilai USBN dan UN Tak Dipakai untuk SNMPTN dan SBMPTN

JAKARTA, (PR).- Nilai hasil ujian sekolah berstandar nasional (USBN) dan ujian nasional (UN) tidak akan dipakai untuk penerimaan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) dan seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM

Anak Muda, Jangan Golput!

BERGABUNG dengan partai politik adalah pilihan Kamal Nuryadin sejak Juni 2017.

Industri Didorong Dirikan Politeknik

JAKARTA, (PR).- Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi mendorong pihak industri untuk mendirikan dan mengelola politeknik secara mandiri.