Erni Siap Digugat ke MK Jika Menangkan Pilbup KBB

POLITIK

NGAMPRAH, (PRLM).-Calon Bupati Bandung Barat nomor urut 4, Erni Rusyani Ernawan mengaku siap digugat pasangan calon lain ke Mahkamah Konstitusi (MK) jika dirinya memenangi Pemilihan Bupati (Pilbup) Bandung Barat 19 Mei nanti.

"Itu hak setiap pasangan calon untuk mengajukan gugatan ke MK jika keberatan dengan hasil Pilkada. Itu kan bagian dari demkorasi," katanya seusai melakukan sosialisasi pencalonannya di Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kamis (18/4).

Meski demikian, Erni yang berpasangan dengan Samsul Maarif dari koalisi Golkar dan PPP itu mengaku siap menerima siapa pun pemenang Pilbup nanti. Namun, dia mengajak masyarakat untuk memilih calon pemimpin mereka berdasarkan visi misi yang jelas untuk pembangunan daerah.

Dalam sosialisasi yang dihadiri ratusan warga itu, Ketua Majelis Perempuan Berzikir Bandung Barat itu juga mengajak masyarakat dan relawannya untuk tidak menjelek-jelekkan pasangan calon lain.

Dia meminta agar pendukungnya tidak melakukan tindakan anarkistis yang memicu friksi antarpasangan calon.

"Walaupun di lapangan kami menemukan alat peraga kami hilang dan rusak, biarkan saja. Lebih baik sekarang rapatkan barisan dan melakukan upaya sesuai dengan koridor," tuturnya.

Erni mengungkapkan, ribuan stiker, poster, dan balihonya yang hilang dan rusak itu tersebar di semua kecamatan, terutama Lembang dan Cikalongwetan.

Meski menyayangkan hal itu, dia tak berencana melaporkannya ke Panwas dan meminta agar para pendukungnya tidak terpancing dengan kondisi itu.

"Tidak perlu melakukan hal yang sama, toh nanti juga masyarakat sendiri yang menilai, mana calon pemimpin yang baik buat mereka," ucapnya.

Ketua Relawan Erni-Samsul, Dadan membenarkan bahwa sejumlah alat peraga kampanye nomor 4 itu raib di lapangan. Bahkan, sejumlah stiker yang telah ditempel di rumah-rumah warga juga banyak yang hilang.

Bahkan, menurut dia, beberapa poster dan baliho nomor 4 itu sebagian diganti dengan baliho pasangan calon lain. "Ini sempat membuat para pendukung kesal, tetapi kami diminta untuk tetap berkepala dingin," ujarnya.

Seperti diketahui, tahapan Pilbup Bandung Barat saat ini tengah memasuki tahap sosialisasi para calon.

Ada lima kandidat yang akan meramaikan Pilbup Bandung Barat, yaitu Panji Tirtayasa-Kusna (independen), Aep Nurdin-Kosasih (PKS-Demokrat), Jamu Kertabudi-Agus Yasmin (Hanura, Gerindra), Erni-Samsul (Golkar,PPP), dan Abubakar-Yayat (PDIP) (A-192/A-89)***

Baca Juga

PDIP Kab. Bandung Seleksi Tiga Cabup

POLITIK

SOREANG,(PRLM).-PDIP Kab. Bandung masih menyeleksi tiga nama untuk menjadi calon bupati Bandung baik dari calon internal maupun eksternal. Tiga nama itu adalah Deki Fajar (kader PDIP), Lili Muslihat (ketua KPJB Kab. Bandung, dan Agung Suryatriana (ketua Projo Jabar).

Rakyat Miskin Masih 27,7 Juta Orang

POLITIK

BANDUNG, (PRLM).- Dalam APBNP 2015 pemerintah dan DPR sepakat target penurunan kemiskinan untuk tahun 2015 adalah 10,3 persen. Sedangkan jumlah rakyat miskin masih sangat tinggi mencapai 27,7 juta atau 10,9 persen (BPS, Jan 2015).

Berusia 3 Tahun, DKPP Usulkan Perubahan Nama

POLITIK
DEWAN Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)  mengusulkan perubahan nama menjadi dewan etik pemilu.*

JAKARTA, (PRLM). - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengusulkan perubahan nama atas institusi penegak etika tersebut. Nama yang diusulkan yakni dewan etik pemilu.

Dadang dan Gun Gun Serahkan Berkas Dukungan ke KPU

POLITIK
PASANGAN bakal calon bupati dan wakil bupati, Dadang Naser (tengah) dan Gungun Gunawan (keempat kanan), memberikan keterangan seusai mendaftar dan menyerahkan berkas dukungan untuk perseorangan di Kantor KPU Kabupaten Bandung, Kompleks Taman Kopo Indah, K

SOREANG, (PRLM).- Calon petahana Dadang Naser dan Gun Gun Gunawan menyerahkan berkas dukungan calon bupati dan wakil bupati melalui jalur perseorangan ke Kantor KPU Kabupaten Bandung, Senin (15/6/2015).