Dimulai Pembangunan Tol Cikampek-Kertajati-Palimanan

MAJALENGKA, (PRLM).- Daerah di Kabupaten Majalengka dinilai memiliki posisi penting dalam rencana pembangunan dua ruas jalan tol, yakni jalan tol Cileunyi-Sumedang-Kertajati dan tol Cikampek-Palimanan-Kertajati. Maka Majalengka menjadi titik temu antara dua ruas tol tersebut.

Hal itu diungkapkan konstruktur PT Lintas Marga Sedaya, Hudaya Arianto salah satu kontraktor yang mengerjakan pembangunan ruas tol Cikampek-Kertajati-Palimanan pada acara pencanangan pembangunan ruas tol tersebut di Desa Jatisura, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Rabu (17/4/13).

Menurut Hudaya, dari panjang keseluruhan jalan tol Cikapa sepanjang 116,754 km, sepertiga diantaranya berada di Kabupaten Majalengka.

“Kabupaten Majalengka memiliki posisi strategis, karena akan menjadi titik pertemuan antara jalan tol Cikapa dan Cisumdawu. Panjang ruas tol yang ada di Majalengka mencapai 14.51 km atau dengan kata lain hampir 1/3 dari panjang tol Cikapa berlokasi di Kabupaten Majalengka,” ungkap Hudaya.

Keberadaan jalan tol Cikapa ke depan akan mendukung keberadaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati. Sebab, pintu keluar-masuk jalan tol tersebut salah satunya berada di wilayah Kertajati. “Pintu keluar-masuk berada di Kecamatan Sumberjaya dan Kecamatan Kertajati. Ini berarti sekaligus menjadi akses utama BIJB,” ungkapnya. (C-28/A_88)***

Baca Juga

Tol Cipali Mulai Ramai oleh Bus Pariwisata Menuju Subang

SUBANG, (PR).- Arus lalu lintas kendaraan di Tol Cikopo - Palimanan dari arah Jakarta ke Palimanan mengalami peningkatan. Selain itu mobil pribadi maupun bus pariwisata yang keluar gerbang tol Cilameri Kabupaten Subang mulai ramai pula.

64 Berandalan Bermotor Diciduk

SUBANG, (PR).- Polres Subang mengamankan 64 orang anggota berandal bermotor beserta 33 unit sepeda motor yang mereka gunakan, Minggu 25 Desember 2016 sore. Mereka dijaring petugas ketika melakukan konvoi, melintas dijalan D. Kartawigenda Kabupaten Subang.

140 Perusahaan di Jabar Ajukan Penangguhan UMK 2017

BANDUNG, (PR).- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat menyatakan, sekitar 140 perusahaan dari sejumlah kabupaten/kota di Jawa Barat mengajukan penangguhan pemberlakuan UMK 2017.