DPRD Minta PDAM Tunda Rencana Kenaikan Tarif

PETUGAS loket melayani warga yang membayar rekening air bersih di Kantor PDAM Tirta Raharja Cabang Soreang di Jln. Soreang-Banjaran, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (16/4). DPRD Kabupaten Bandung keberatan dengan rencana kenaikan tarif PDAM.*
USEP USMAN NASRULLOH/PRLM
PETUGAS loket melayani warga yang membayar rekening air bersih di Kantor PDAM Tirta Raharja Cabang Soreang di Jln. Soreang-Banjaran, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (16/4). DPRD Kabupaten Bandung keberatan dengan rencana kenaikan tarif PDAM.*

SOREANG, (PRLM).- Kalangan DPRD Kab. Bandung meminta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja Kab. Bandung agar menunda rencana kenaikan tarif. Sebagai perusahaan yang dikelola oleh orang-orang profesional menaikkan tarif bukan solusi yangg tepat.

"Alangkah lebih baik bila PDAM Tirta Raharja menyempurnakan dulu kinerjanya," kata Wakil Ketua Konisi B DPRD Kab. Bandung, H. Yanto Setianto, kepada PRLM, Selasa (16/4/2013).

Diberitakan sebelumnya, PDAM Tirta Raharja akan mengajukan usulan kenaikan tarif kepada DPRD Kab. Bandung. Hal itu disebabkan besaran tarif saat ini tak sesuai lagi dengan kenaikan tarif listrik maupun bahan-bahan kimia yang membebani pelayanan PDAM.

Menurut Yanto, PDAM bisa menekan kebocoran-kebocoran yang menyebabkan biaya tinggi (high cost). "SDM juga harus dibenahi agar produktivitasnya naik. Pikirkan masak-masak sebelum usulan kenaikan tarif," tegasnya..(A-71/A-147)***

Baca Juga

PLTSa Pindah ke Legoknangka

BANDUNG, (PR).- Tempat Pemilahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legoknangka milik Provinsi Jawa Barat berpeluang besar menjadi lokasi pembangkit listrik berbasis sampah.

WARGA melintas di depan Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Jln. Tamansari, Kota Bandung, Senin (2/9/2013). Sewa lahan Sabuga yang merupakan aset milik Pemerintah Kota Bandung tersebut telah habis pada 31 Agustus 2013 namun hingga saat ini pihak ITB masih memp

Forum Demokrasi Bandung Pertanyakan Deklarasi Bandung Kota HAM

BANDUNG, (PR).- Warga Kota Bandung yang tergabung dalam Forum Demokrasi Bandung (FDB) mengutuk keras tindakan penghalang-halangan yang disertai ancaman dan intimidasi yang berujung pada pembubaran kegiatan ibadah KKR Natal 2016 di Sabuga, Selasa, 6 Desember 2016.