Kapolres Bandung: Tak Ada Kompromi dengan Segala Bentuk Perjudian

BANDUNG RAYA

SOREANG, (PRLM).- Kepala Kepolisian Resor Bandung Ajun Komisaris Besar Kemas Ahmad Yamin menegaskan, polisi tidak kompromi dengan segala bentuk praktik perjudian. Polisi, akan menindak tegas penyakit masyarakat seperti perjudian.

"Kita akan buktikan bahwa kita tidak berteman dengan judi apapun. Apalagi judi togel," ucap Yamin, Minggu (14/4/13).

Pernyataan Yamin tersebut menanggapi maraknya judi toto gelap (togel) di wilayah Kabupaten Bandung. Selain terdapat agen judi togel, judi melalui situs internet pun marak.

Dengan adanya praktik perjudian, Yamin menegaskan pihaknya akan tegas dalam memeranginya. Kemudian, tidak akan berkompromi.

"Kalau upaya sudah kita lakukan terbukti, akan kita tangkap pelaku judi togel," tegasnya.

Yamin menambahkan, diimbau kepada masyarakat untuk bekerja sama dengan polisi dalam memerangi perjudian. Sekecil apapun informasi, sangat diharapkan dalam menindak penyakit masyarakat. (A-195/A-108)***

Baca Juga

Sosialisasi Pertanggungan Asuransi

BANDUNG RAYA
SOSIALISASI pertanggungan asuransi kesehatan bagi karyawan beserta keluarga, disampaikan Eva dari Mandiri Inhealth yang dihadiri sebagian karyawan dari berbagai bagian dan staf di Aula Pikiran Rakyat, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis (4/2/2016).*

Pabrik Sepatu Rumahan Habis Terbakar

BANDUNG RAYA
BANDUNG, (PRLM).- Sebuah pabrik rumahan (home industri) yang memproduksi sepatu di Jalan Komplek Kembar Timur, RT 05 RW 06, Kelurahan Cigereleng, Kecamatan Regol habis dilalap api, Jumat (5/2/2016) dini hari.
 

Ada Garis Polisi, Pedagang tak Bisa Masuki Area Pasar Terbakar

BANDUNG RAYA

CIMAHI, (PRLM).- Garis polisi terpasang di area lokasi kebakaran di Pasar Cimindi Jln. Mahar Martanegara Kota Cimahi, Sabtu (6/2/2016). Kondisi itu membuat pedagang tak bisa memasuki area terbakar untuk memeriksa masing-masing kios.

Usai Pembinaan, Mantan Pengikut Gafatar Pulang ke Kampung Halaman

BANDUNG RAYA
USAI mendapat pembinaan selama 7 hari, 301 warga Jabar mantan pengikut organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) gelombang 2 dan 3 dikembalikan ke daerah masing-masing, Senin (8/2/2016).*

CIMAHI, (PRLM).- Usai mendapat pembinaan selama 7 hari, 301 warga Jabar mantan pengikut organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) gelombang 2 dan 3 dikembalikan ke daerah masing-masing, Senin (8/2/2016). Mereka dijemput oleh Dinas Sosial tiap daerah di penampungan Dinas Sosial.